Menko Mahfud: Negara Harus Hadir di Perbatasan
By admin bnpp 17 Sep 2021, 15:26:07 WIB

Menko Mahfud: Negara Harus Hadir di Perbatasan

JAKARTA -  Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menyelenggarakan acara puncak HUT BNPP ke-11 yang jatuh pada tanggal 17 September 2021. Acara ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD selaku Ketua Pengarah BNPP dan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala BNPP.

 

Dalam kesempatan tersebut Menko Mahfud menyampaikan bahwa kegiatan HUT BNPP yang ke-11 ini, bukanlah kegiatan seremonial belaka yang dilaksanakan setiap tahun, namun harus dimaknai sebagai momentum bagi kita untuk mengevaluasi capaian dan kendala yang dihadapi dalam upaya pengelolaan perbatasan negara untuk mewujudkan tujuan negara di wilayah perbatasan sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

 

Menko Mahfud mengingatkan kembali, bahwa pengelolaan wilayah perbatasan adalah prioritas nasional. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menegaskan bahwa negara harus hadir di perbatasan, sehingga masyarakat Indonesia di perbatasan, pulau-pulau terluar merasakan hadirnya negara, merasakan buah pembangunan nasional dan merasa bangga menjadi warga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Kehadiran BNPP yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara, terdiri dari para Menteri Koordinator selaku Pengarah, Menteri Dalam Negeri selaku Kepala, 27 K/L dan para Gubernur perbatasan selaku anggota adalah untuk mewujudkan itu semua. Untuk itu, Menko Mahfud mengajak seluruh anggota BNPP terus meningkatkan komitmen dan kinerja dalam membangun perbatasan.

 

Menko Mahfud mengapresiasi berbagai langkah nyata pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan oleh K/L dan Pemerintah Daerah perbatasan dibawah koordinasi BNPP. Percepatan pembangunan kawasan perbatasan melalui pembangunan infrastruktur dasar, pemenuhan sarana dan prasarana layanan sosial dasar serta pembangunan dan pengembangan ekonomi, secara bertahap telah membuka keterisolasian dan ketertinggalan menuju ke arah yang lebih baik.

 

“Semoga upaya pembangunan yang saat ini sedang dan akan terus dilakukan dapat mewujudkan wilayah perbatasan sesuai dengan apa yang telah negara tetapkan dan kita inginkan, yakni terwujudnya beranda depan yang aman, berdaulat dan berdaya saing,” ujar Menko Mahfud.

 

Menko Mahfud meyakini dengan sinergitas dan kerjasama seluruh K/L dan Pemerintah Daerah, akan terwujud Nawacita Presiden yaitu menghadirkan negara di perbatasan dan membangun Indonesia dari pinggiran. Harapan terwujudnya perbatasan negara sebagai kawasan yang aman, berdaulat dan berdaya saing seperti yang diinginkan bukan sekedar mimpi, akan tetapi menjadi sebuah visi yang mampu diwujudkan bersama.

 

“Marilah kita terus bekerja dan bekerja, semoga segala sumbangsih pemikiran dan kerja keras kita kepada negara dan bangsa memperoleh limpahan rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Dirgahayu ke-11 Badan Nasional Pengelola Perbatasan, semoga semakin jaya dan berhasil dalam mewujudkan perbatasan negara kokoh untuk Indonesia tangguh dan tumbuh,” pungkasnya.

 

 

(Humas BNPP)

Related Tags
perbatasan,bnpp,
Social Share