Percepat Vaksinasi di Wilayah Perbatasan, BNPP Koordinasi dengan Kemenkes

Keterangan Gambar : Vaksin (Sumber Kemenkes)


By admin bnpp 17 Sep 2021, 07:46:13 WIB

Percepat Vaksinasi di Wilayah Perbatasan, BNPP Koordinasi dengan Kemenkes

JAKARTA - Percepatan vaksinasi bagi masyarakat di kawasan perbatasan negara saat ini perlu dorongan dari berbagai pihak, mengingat masyarakat perbatasan mempunyai resiko kontak dengan masyarakat dari negara tetangga.

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) sebagai lembaga koordinatif, berupaya untuk mengajukan penambahan stok vaksin kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam rapat koordinasi percepatan vaksinasi bagi masyarakat perbatasan negara dan peningkatan peran puskesmas dan puskesmas pembantu (putu) dalam pelayanan kesehatan di kawasan perbatasan, Selasa (14/9/2021).

Level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM pada kabupaten/kota perbatasan berdasarkan Intruksi Mendagri Nomor 38 Tahun 2021 yaitu level tiga sebanyak dua daerah, level dua sebanyak 19 daerah, dan level satu sebanyak 31 daerah. Sedangkan untuk pelaksanaan vaksinasi di wilayah perbatasan masih dibawah rata-rata nasional, kecuali di Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Kota Dumai.

"Beberapa faktor yang mempengaruhi rata-rata itu adalah keterbatasan stok yang dialokasikan ke wilayah perbatasan dan terbatasnya pusat vaksinasi yang dimiliki Pemda, TNI, maupun Polri, serta keterbatasan masyarakat dalam mengakses informasi terkait pelaksanaan vasinasi turut menjadi faktor penyebab rendahnya cakupan vaksi di wilayah perbatasan," ujar Asisten Deputi Infrastruktur Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat BNPP, Nurdin.

Vaksinasi menjadi salah satu faktor dalam penentuan level PPKM pada daerah kabupaten/kota di Indonesia termasuk wilayah perbatasan. Hal tersebut termuat dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021 pada tanggal 14 September 2021 tentang PPKM.

Dalam rangka percepatan vaksinasi di wilayah perbatasan, BNPP juga akan mendorong optimalisasi sarana dan prasarana kesehatan khususnya puskesmas dan putu serta memfungsikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai sentra vaksinasi bagi masyarakat di sekitar PLBN.

"Koordinasi lintas kementerian/lembaga juga akan kita lakukan terkait rencana kunjungan kerja BNPP ke Pulau laut, Kabupaten Natuna, Kepulauan Ayau, dan Kabupaten Raja Ampat yang dapat dijadikan momentum untuk mempercepat vaksinasi di beranda depan negeri," tambahnya.

Adapun rapat dihadiri oleh Satgasnas Covid-19, Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes, Direktur Fasilitasi Penanganan Korban dan Pengungsi Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kementerian Dalam Negeri, Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Desa, dan Kepala Biro Hukum Organisasi dan Kepegawaian BNPP, Asisten Deputi Lintas Batas Negara BNPP, Asisten Deputi Infrastruktur Pemerintahan, dan perwakilan pejabat atau staf di lingkungan Asisten Deputi Infrastruktur Fisik serta Asisten Deputi Infrastruktur Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat BNPP. 


(Humas BNPP)

Related Tags
perbatasan,
Social Share