Pulau Sekatung dan Pulau Laut, Pulau Terluar yang Jadi Perhatian BNPP
By admin bnpp 15 Okt 2021, 10:26:31 WIB

Pulau Sekatung dan Pulau Laut, Pulau Terluar yang Jadi Perhatian BNPP

JAKARTA - Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sangatlah luas, mulai dari Sabang sampai Merauke, baik pulau besar maupun Pulau-pulau Kecil Terluar (PPKT). Pemerintah pun melakukan berbagai upaya untuk menjaga kedaulatan wilayah NKRI di perbatasan negara.

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) baru-baru ini mengagendakan kunjungan ke dua PPKT yang berada di Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, yakni Pulau Sekatung dan Pulau Laut. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, selaku Ketua Pengarah BNPP dan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, selaku Kepala BNPP bersama dengan perwakilan dari Kementerian/Lembaga anggota BNPP diagendakan mengunjungi kedua pulau tersebut pada bulan November mendatang.

Terkait dengan pengelolaan PPKT sesuai dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat wajib membangun kawasan perbatasan agar tidak tertinggal dengan kemajuan kawasan perbatasan di negara tetangga. 

PPKT sendiri dibagi menjadi dua yaitu PPKT tidak berpenduduk dan PPKT berpenduduk. PPKT tidak berpenduduk pengelolaannya akan dititik beratkan pada pertahanan keamanan dan lingkungan. Sementara pembangunan PPKT berpenduduk merupakan bagian dari pembangunan Kecamatan Lokasi Prioritas, dimana pengelolaannya akan diarahkan pada kesejahteraan masyarakat, pertahanan keamanan, dan lingkungan melalui Pembangunan infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, ekonomi; Pembangunan sarana prasarana transportasi, telekomunikasi, listrik, air bersih; Peningkatan/pemberdayaan masyarakat; Dukungan permodalan dan sarana prasarana penggerak ekonomi; Pembukaan akses pasar dalam negeri dan luar negeri; dan Penguatan ekosistem lingkungan. Sehingga diperlukan keterlibatan semua pemangku kepentingan dalam pengelolaan PPKT.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, pengelolaan PPKT merupakan bagian dari Prioritas Nasional ke-7 yang mandatnya berada dalam KP 1 Penguatan Keamanan Dalam Negeri dimana pada salah satu poinnya adalah Penguatan Pertahanan dan Keamanan di Perbatasan dan Pulau Terluar.

Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Menko Mahfud dan Menteri Tito beserta rombongan di Pulau Sekatung dan Pulau Laut yaitu melakukan koordinasi terkait dengan pelaksanaan pembangunan perbatasan negara di Kabupaten Natuna, menginventarisasi kebutuhan pembangunan, melakukan evaluasi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan melihat lebih dekat kegiatan percepatan vaksinasi di Kabupaten Natuna guna pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di perbatasan negara. 

Selain itu juga akan dilakukan pemetaan program dan kegiatan K/L anggota BNPP yang sudah dilaksanakan, tertunda, maupun yang akan dilaksanakan di Kabupaten Natuna. Serangkaian kegiatan yang telah diagendakan tersebut merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam 
mengelola Kawasan perbatasan.

"Setelah melaksanakan serangkaian kegiatan di kedua pulau tersebut rencananya saat perjalanan kembali ke Natuna kita akan melaksanakan Rapat Konsolidasi Lintas Sektor terkait dengan kunjungan ke Kabupaten Natuna di atas kapal. Diharapkan nanti hasil ini akan menjadi output dari pelaksanaan kegiatan yang kita lakukan," ujar Sekretaris BNPP, Restuardy Daud, Kamis (14/10/2021).

Sebagaimana dicetuskan Presiden Joko Widodo pada lima tahun silam dalam Nawacita yaitu "Membangun dari Pinggiran", serangkaian kegiatan yang telah BNPP agendakan di PPKT Pulau Sekatung dan Pulau Laut bersama K/L anggota BNPP tujuannya adalah untuk menjadikan kawasan perbatasan negara yang sering disebut sebagai halaman belakang Negara Indonesia, menjadi beranda depan yang dapat dibanggakan.

Indonesia mempunyai 111 PPKT yang terdiri dari 42 PPKT berpenduduk dan 69 PPKT tidak berpenduduk. 49 PPKT tidak berpenduduk masuk ke dalam Prioritas Nasional (RPJMN) 2020-2024. Adapun PPKT yang ada di Kabupaten Natuna adalah Pulau Sekatung, Pulau Tokongboro, Pulau Kepala, Pulau Subi Kecil, Pulau Sebetul, Pulau Semiun, dan Pulau Senoa.

Pulau Sekatung berada dalam wilayah Desa Air Payang, Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Posisi Pulau Sekatung berada di Laut Cina Selatan, tepatnya di sebelah utara Pulau Laut yang hanya dipisahkan oleh Selat Setakong dengan lebar kurang lebih 40 meter. 

Secara geografis Pulau Sekatung terletak pada koordinat 04047’38”LU dan 10800’39” BT. Pulau yang mempunyai luas sekitar 1,65 km2 ini memiliki dua titik dasar dan titik referensi yaitu TD 030, TD 030B, TR 030 dan TR 030A.

Sementara Pulau Laut merupakan salah satu kecamatan yang  terletak di ujung utara Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Secara astronomis kantor Kecamatan Pulau Laut terletak pada 4,5083 [LU]  dan 107,7183 [BT].  

Secara geografis, batas-batas wilayah Kecamatan Pulau Laut sebelah utara berbatasan dengan Laut Natuna Utara, sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Bunguran Utara, sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Siantan, dan sebelah timur berbatasan dengan Laut Natuna Utara. Kecamatan Pulau Laut terdiri dari tiga desa yaitu Desa Tanjung Pala, Desa Air Payang, dan Desa Kadur.

(Humas BNPP)

Related Tags
perbatasan,bnpp,
Social Share