Sarang Burung Walet, Investasi yang Digandrungi Masyarakat Perbatasan di Sambas

Keterangan Gambar : Row material sarang burung walet yang belum diproses pembersihan (Dok Badan Karantina Pertanian)


By admin bnpp 20 Mei 2021, 16:04:29 WIB

Sarang Burung Walet, Investasi yang Digandrungi Masyarakat Perbatasan di Sambas

JAKARTA – Kawasan perbatasan Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat menyimpan banyak sekali komoditas unggulan yang bernilai ekspor tinggi, salah satunya sarang burung walet.

Menurut Peraturan Daerah Kabupaten Sambas Nomor 5 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Pengusahaan Sarang Burung Walet, sarang burung walet adalah hasil burung walet yang sebagian besar berasal dari air liur yang berfungsi sebagai tempat untuk burung bertelur, menetaskan dan membesarkan anak burung walet. 

Sepanjang perjalanan menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk yang berlokasi di Kecamatan Sajingan Besar, Netizen Perbatasan (Netas) pasti akan disuguhkan dengan bangunan-bangunan dari bahan beton maupun kayu setinggi 7-9 meter. Lalu untuk apa kira-kira bangunan tersebut? 

Burung walet biasanya memilih tempat yang aman dari gangguan, terlindung dari terpaan angin, terik matahari, hujan dan cahaya yang terang dan sesuai dengan habitat alami sehingga pengusaha sarang burung walet, menggunakan gedung atau bangunan khusus untuk membudidayakannya.

Ya, bangunan setinggi 7-9 meter itu ternyata digunakan masyarakat perbatasan untuk menampung sarang burung walet Netas. Nah, sarang burung walet inilah yang nantinya diperjual belikan hingga ke luar negeri dengan kisaran harga Rp 10-11 juta per Kg.

Sarang burung walet bisa dipanen tiga hingga empat kali dalam setahun atau empat bulan sekali. Dalam satu kali panen, pembudidaya bisa mengumpulkan 120-130 sarang atau 1-2 Kg. Karena itulah budidaya sarang burung walet ini dijadikan seperti investasi yang digandrungi oleh masyarakat perbatasan di Kabupaten Sambas.

Lantas kenapa sih sarang burung walet begitu diminati oleh dunia Netas? Ternyata sarang yang terbuat dari air liur murni burung walet tanpa ada campuran lainnya ini mengandung protein, lemak, karbohidrat, zat besi, kalsium, fosfor, berbagai asam amino, dan lain-lain. Fungsi utamanya untuk tubuh manusia adalah sebagai antioksidan, proliferasi sel, dan anti-aging (Dikutip dari Jurnal Majority Vol 4 No 5 Tahun 2015).

Melihat potensi tersebut, anggota Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan bekerja sama mendorong peningkatan ekspor sarang burung walet yang hasilnya tetap berpihak kepada masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, Kementan akan memaksimalkan budidayanya sampai dengan produktivitas. Kemudian produktivitas itu berakhir dan dihilirisasi dengan pengolahan lanjutan bersama dengan Kemenperin. Lalu pengaturan tentang perdagangan atau marketplace termasuk ekspornya akan dilakukan oleh Kemendag.

Dikutip dari setkab.go.id, pada tahun 2020 ekspor Indonesia untuk komoditas sarang burung walet mencapai 1.316 Ton dengan nilai 540 juta dolar AS. Angka tersebut sekitar 80 persen kapasitas dunia yang disuplai dari Indonesia Netas. 

Nah, Kabupaten Sambas sebagai penghasil sarang burung walet di Provinsi Kalimantan Barat menjadi penting Netas. Karena dalam hal ini Kabupaten Sambas menjadi salah satu pemasok produksi sarang burung walet nasional. 


(Humas BNPP dan Sumber Lain)

Related Tags
pksn,perbatasan,
Social Share
Please Wait... | Cloudflare

Please wait...

We are checking your browser... getajaxx.com

table

Please stand by, while we are checking your browser...

Why do I have to complete a CAPTCHA?

Completing the CAPTCHA proves you are a human and gives you temporary access to the web property.

What can I do to prevent this in the future?

If you are on a personal connection, like at home, you can run an anti-virus scan on your device to make sure it is not infected with malware.

If you are at an office or shared network, you can ask the network administrator to run a scan across the network looking for misconfigured or infected devices.