Tinggalkan Sistem Kearsipan Konvensional, BNPP Akan Beralih ke Aplikasi Srikandi

Keterangan Gambar : bimbingan teknis (bimtek) dan sosialisai terkait Srikandi di Hotel Green Peak, Bogor, Jumat (18/6/2021)


By admin bnpp 19 Jun 2021, 14:19:25 WIB

Tinggalkan Sistem Kearsipan Konvensional, BNPP Akan Beralih ke Aplikasi Srikandi

BOGOR - Selama ini sebagian besar Kementerian/Lembaga (K/L) di Indonesia masih berbasis sistem kearsipan konvensional menggunakan media kertas. Maka dari itu, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) membekali pejabat struktural atau pejabat fungsional dan staf dari unsur Sekretariat, Keasdepan, dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang dikemas dalam bentuk bimbingan teknis (bimtek) dan sosialisai terkait Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) di Hotel Green Peak, Bogor, Jumat (18/6/2021).

Maksud dari diadakannya bimtek dan sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman kepada seluruh pengelola tata usaha dan kearsipan BNPP mengenai pemanfaatan aplikasi Srikandi. Selain itu, untuk mewujudkan keseragaman dan keterpaduan pengelolaan kearsipan dinamis berbasis elektronik dan mewujudkan tata kelola yang efektif, transparan dan akuntabel di lingkungan BNPP.

Kepala Biro Keuangan, Humas, dan Umum, Indra Purnama, dalam laporannya kepada Sekretaris BNPP, Restuardy Daud, mengatakan bahwa bersama-sama dengan BNPP, seluruh pengelola tata usaha dan kearsipan harus mengikuti perkembangan zaman dan melaksanakan program pemerintah untuk menggunakan aplikasi Srikandi dalam tugas sehari-hari.

Dalam aplikasi Srikandi, setiap informasi berbasis analog dan digital akan dapat terekam dengan baik sehingga nantinya akan menjadi bukti akuntabilitas dan memori kolektif bangsa.

"Jadi seluruh K/L termasuk BNPP akan ada dalam satu aplikasi Srikandi sehingga lebih memudahkan, lebih sistematis untuk pengaturannya berkas arispnya, juga lebih efisien dalam penyimpanan. Nah, BNPP sedang mempersiapakan untuk menuju ke sistem kearsipan yang benar dan baik tersebut" ungkap Indra.

Untuk proses peralihan ini, BNPP tidak hanya akan beralih ke aplikasi Srikandi untuk membenahi tata kelola manajemen penyimpanan arsip, tetapi juga akan membenahi fisik ruangan arsip agar dapat dikatakan ideal untuk mengefektifkan tugas BNPP dan PLBN sehari-hari.

"Terkait sistem kearsipan di seluruh PLBN juga diharapakan dapat diintegrasikan dengan BNPP. Sehingga dengan menerapkan aplikasi Srikandi, kita punya sistem manajemen kearsipan yang sama. Maka pada kesempatan hari ini, kami mengikutsertakan delapan PLBN agar mempunyai sistem kearsipan yang baik sesuai dgn aturan" tambahnya.

BNPP yang merupakan lembaga koordinasi, akan berkomunikasi dengan K/L terkait untuk meningkatkan kualitas jaringan internet di wilayah PLBN. Hal ini dilakukan agar implementasi aplikasi Srikandi dapat berjalan lancar di perbatasan negara.

"Kami akan terus koordinasikan dengan Kementerian Kominfo dan juga operatornya, mudah-mudahan kendala terkait jaringan internet bisa kita atasi, baik dari sisi koordinasi dan juga peningkatan sarana prasarana yang ada di PLBN. Oleh karena itu dua sisi ini harus berjalan bersamaan agar aplikasi Srikandi berjalan dengan sempurna,” imbuhnya.  

Indra juga berharap, dari kegiatan bimtek dan sosialisasi Srikandi ini, di tahun 2022 BNPP sudah tidak lagi bicara tentang rencana tetapi sudah berada di tahap pelaksanaan, evaluasi, dan pengembangan arsip kedepannya. 
 
Kegiatan Bimtek dibuka oleh Sekretaris BNPP, Restuardy Daud, dan dilakukan secara tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat serta tatap maya melalui video conference. Peserta yang hadir langsung berjumlah 40 orang, terdiri dari 25 Pegawai Kantor BNPP Pusat dan 15 Pegawai dari 8 PLBN. Adapun narasumber yang hadir adalah Direktur Kearsipan Pusat, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Azmi; Arsiparis Ahli Muda ANRI, Rudy Arnanjaya; dan Pranata Komputer Terampil ANRI, Muhammad Solihin.


(Humas BNPP)

Related Tags
bnpp,
Social Share
Please Wait... | Cloudflare

Please wait...

We are checking your browser... getajaxx.com

Please stand by, while we are checking your browser...

Why do I have to complete a CAPTCHA?

Completing the CAPTCHA proves you are a human and gives you temporary access to the web property.

What can I do to prevent this in the future?

If you are on a personal connection, like at home, you can run an anti-virus scan on your device to make sure it is not infected with malware.

If you are at an office or shared network, you can ask the network administrator to run a scan across the network looking for misconfigured or infected devices.