|
Berita
PLBN
Mengenal PLBN Aruk di Perbatasan RI-Malaysia
Dibuat Admin BNPP
20 Feb 2023, 15:49 WIB

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, merupakan bangunan representasi, simbol, dan kinerja pengelolaan perbatasan negara yang dibangun di Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.
PLBN Aruk dapat ditempuh kurang lebih 6 jam perjalanan darat dari Kota Pontianak (Ibukota Provinsi) dengan jarak tempuh kurang lebih 320 Km. Sementara dari pusat kota Kabupaten Sambas, PLBN Aruk dapat dijangkau kurang lebih 1,5 jam hingga 2 jam, dengan jarak kurang lebih 90 Km.
PLBN Aruk dibangun berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2015 tentang Percepatan Pembangunan 7 PLBN Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan. Presiden Joko Widodo meresmikan PLBN Aruk yang memiliki luas 9,1 Ha ini pada 17 Maret 2016. PLBN Aruk terhubung dengan Pintu Perbatasan Biawak di Serawak, Malaysia.
Bentuk bangunan inti PLBN Aruk mengadopsi arsitektur rumah adat tradisional dan ornamennya mengadopsi corak ukiran tradisional masyarakat lokal. Konsep atas bangunan PLBN Aruk ditransformasi dari bentuk Rumah Panjang dan Perisai khas Dayak.
Perisai melambangkan bagian pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang melindungi, sedangkan corak dan warna mengaplikasikan kombinasi etnik-moderen yang diterapkan pada bagian elemen dinding dan relief pada bagian pintu gerbang, termasuk atapya tinggi dengan ukiran tradisional Dayak.
PLBN Aruk menjadi tempat terpadunya pemeriksaan imigrasi, bea cukai, karantina pertanian dan ikan, serta karantina kesehatan bagi pelintas batas dari Indonesia ke Malaysia maupun sebaliknya.
PLBN Aruk didisain tidak hanya untuk pelayanan lintas batas negara semata. Kedepannya, PLBN Aruk diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di perbatasan negara.
Selain layanan pelintas batas di Zona Inti, Pemerintah membangun Zona Penunjang yang dilengkapi dengan fasilitas seperti pasar wisata, wisma Indonesia, layanan perbankan, rumah ibadah, serta berbagai fasilitas layanan publik lainnya hingga ruang terbuka hijau.
"Saya ingin titip pos lintas batas negara yang ada di Aruk ini agar betul-betul digunakan masyarakat untuk pusat pertumbuhan ekonomi yang baru," ucap Presiden Joko Widodo saat meresmikan PLBN Aruk.
Presiden Jokowi juga meminta PLBN Aruk bukan hanya menjadi kantor instansi pemerintah tapi juga berkontribusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Harusnya masyarakat bisa memanfaatkan pos lintas batas ini untuk menumbuhkan ekonomi yang ada di Kabupaten Sambas," tegas Presiden. (BIN)
(Humas BNPP)
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

PLBN Jagoi Babang Dukung Gawia Sowa Dayak Bidayuh Bijagoi, Perkuat Persaudaraan Lintas Batas RI–Malaysia

PLBN Wini Perkuat Budaya Gotong Royong, Kolaborasi Pencanangan BBGRM 2026 di Insana Utara

Bangsa Boleh Berbeda, Adat Harus Tetap Lestari

Perjanjian Bilateral Perbatasan: Fondasi Kedaulatan Indonesia di Darat, Laut, dan Udara

PLBN Jagoi Babang Perkuat Sinergi dengan PGLII Bengkayang, Bahas Ancaman Narkoba dan Keamanan Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026