Logo BNPP
Badan Nasional Pengelola PerbatasanRepublik Indonesia (BNPP RI)
Beranda

|

Berita

Berita BNPP

Menyeberang Tanpa Batas: Pelajaran dari Perbatasan Damai Skandinavia

Dibuat Admin BNPP

05 Nov 2025, 17:59 WIB

Menyeberang Tanpa Batas: Pelajaran dari Perbatasan Damai Skandinavia
Menyeberang Tanpa Batas: Pelajaran dari Perbatasan Damai Skandinavia

Oleh: Drs. Hamidin - Kelompok Ahli BNPP RI


Musim dingin di Lapland, Finlandia, menghadirkan suasana yang sulit dilupakan. Di Santa Claus Village, Rovaniemi, tempat garis lingkar Arktik melintasi bumi bersalju, saya menyaksikan dunia yang terasa damai dan tanpa sekat. 


Cahaya lampu natal berpendar lembut di antara hutan pinus, sementara kereta rusa dan anjing husky berlari membawa wisatawan menembus lanskap putih yang tenang. Malam hari, langit utara menari dengan aurora borealis, cahaya hijau kebiruan yang bergerak lembut di udara beku, seolah menjadi simbol harmoni antara alam dan manusia.


Perjalanan saya kemudian berlanjut ke Norwegia. Di sebuah penginapan es, Ice Hotel, setiap dinding dan perabotnya terbuat dari balok es yang berkilau diterangi lampu biru. 


Bersama nelayan lokal, saya turut menangkap kepiting Alaska di laut yang sebagian membeku, lalu menikmatinya di restoran tepi fjord yang hangat dan bersahabat. Di sana, cerita dan tawa mengalir tanpa batas bahasa maupun kebangsaan. 


Esoknya, saya melintasi perbatasan menuju Swedia tanpa pos penjagaan, tanpa pemeriksaan paspor, sebuah pengalaman yang menyiratkan bahwa di Skandinavia, perbatasan bukanlah garis pemisah, melainkan jembatan kepercayaan.


Perbatasan yang Hidup dari Kepercayaan


Bagi negara-negara Nordik, Norwegia, Swedia, dan Finlandia, perbatasan bukanlah simbol kekuasaan, melainkan ruang kolaborasi. Mereka tergabung dalam Schengen Area, kawasan tanpa pemeriksaan paspor yang berlandaskan rasa saling percaya. 


Sejarah panjang hubungan damai ketiga negara itu berujung pada Trilateral Border Agreement tahun 1989, yang menegaskan prinsip “border for cooperation, not separation”.


Koordinasi intensif dilakukan dalam bidang penegakan hukum, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di Lapland, terdapat tugu kecil bernama Treriksröset—“batu tiga negara”—tempat wisatawan bisa berdiri sekaligus di Norwegia, Swedia, dan Finlandia. Tidak ada pagar atau pos militer, hanya simbol kebersamaan yang hidup dalam kedamaian.


Patroli Tanpa Senjata dan Ekonomi Tanpa Sekat


Kerja sama antarotoritas di kawasan ini berjalan dengan prinsip kepercayaan yang mendalam. Berdasarkan Nordic Police Cooperation Agreement (1970), aparat diizinkan melanjutkan pengejaran lintas batas sejauh 10 kilometer cukup dengan melapor melalui radio tanpa senjata berat, tanpa kecurigaan. Inilah wujud nyata human security yang mengedepankan keselamatan manusia di atas kepentingan politik. Prinsipnya: kepercayaan antarpenegak hukum lebih utama dari garis batas politik.¹


Ekonomi di wilayah perbatasan pun berkembang tanpa hambatan. Kawasan Nordkalotten di utara menjadi contoh sukses ekonomi lintas batas yang difasilitasi oleh EU Interreg Nord Programme. Sektor pariwisata, energi, transportasi, hingga digitalisasi desa dikembangkan bersama. 


Warga dapat bebas bekerja, berbelanja, dan bersekolah di negara tetangga cukup dengan kartu identitas nasional, tanpa izin rumit atau batas administratif.


Masyarakat Sami dan Batas yang Cair


Keterlibatan masyarakat adat Sami menjadi kekuatan moral dari model perbatasan Nordik. Hidup sebagai penggembala rusa di tundra Arktik, mereka telah lama melintas tanpa mengenal batas negara. 


Melalui Nordic Sami Convention (2017), Norwegia, Swedia, dan Finlandia mengakui hak lintas batas tradisional mereka, termasuk kebebasan menggembala rusa dan menjaga warisan budaya lintas teritori.³


Di Sungai Tana, perbatasan alami antara Norwegia dan Finlandia, kedua negara juga menandatangani Tana River Agreement (2017) untuk mengelola perikanan salmon Arktik secara bersama.⁴ Kesepakatan ini menegaskan bahwa sumber daya alam dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan, bukan sumber konflik.


Dari Lapland ke Indonesia: Inspirasi Bagi Perbatasan Nusantara


Model kerja sama Nordik memberikan inspirasi penting bagi Indonesia, terutama dalam pengelolaan wilayah perbatasan seperti di Kalimantan (Indonesia–Malaysia) dan Papua (Indonesia–Papua Nugini). 


Negara-negara Skandinavia membuktikan bahwa keamanan dan kesejahteraan dapat berjalan beriringan bila dibangun di atas kepercayaan dan kolaborasi lintas batas.


Pendekatan mereka mencerminkan filosofi border community-based development, pembangunan yang berpusat pada masyarakat perbatasan. Jika prinsip kepercayaan ini diterapkan, kawasan perbatasan Indonesia dapat tumbuh sebagai “beranda depan” yang hidup dari interaksi ekonomi, sosial, dan budaya, bukan sekadar wilayah penjagaan.


Sebuah Batas yang Membuka Hati


Dari perjalanan musim dingin di Skandinavia, saya belajar bahwa makna perbatasan sejati tidak diukur dari pagar, pos, atau patroli bersenjata, melainkan dari sejauh mana manusia dapat hidup dalam rasa percaya dan saling menghormati. Di antara lanskap putih Lapland, perbatasan terasa hilang—yang tersisa hanyalah kedamaian dan keterhubungan.


Bagi Indonesia, pelajaran ini penting: membangun perbatasan yang damai berarti membangun jiwa bangsa yang terbuka. Karena sejatinya, batas negara tidak dimaksudkan untuk memisahkan manusia, melainkan untuk mempertemukan mereka dalam semangat kemanusiaan dan persaudaraan lintas batas.



(Humas BNPP RI)


Catatan Kaki 


1. Nordic Police Cooperation Agreement. Nordic Council of Ministers, 1970.

2. Interreg Nord Programme. European Union Regional Development Fund, 2023.

3. Nordic Sami Convention. Nordic Council, 2017.

4. Agreement on the Tana River Fishing. Governments of Norway and Finland, 2017.

Share

Kategori Berita

Berita BNPP

1191

PLBN

756

Berita Nasional

70

Berita Perbatasan

253

Pers Rilis

41

Berita Utama

725

Berita Terbaru

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/d9e7d31b-c2fb-4d15-a359-72dfe4604228.jpeg

PLBN Sota Fasilitasi Kunjungan Ketua Umum YSPN, Tinjau Layanan Lintas Batas RI–PNG

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/ac155201-a09f-44b1-a86a-594bae04e729.jpeg

PLBN Skouw Gagalkan Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/4aea07f4-1397-4693-82ca-0e0cf8a1cc60.jpeg

PLBN Sebatik Meriahkan Pawai Pelajar Hardiknas, Cetak Generasi Unggul Perbatasan

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/137be4b9-f863-4ff8-bb8a-4a3752b89ce8.jpeg

Sekretaris BNPP RI Tegaskan Pengelolaan Perbatasan Harus Seimbang antara Keamanan dan Kesejahteraan

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/b7066223-5a57-49eb-8c4d-3085275b6fc4.jpeg

Selat Malaka Perlukah Kita Amankan?

Berita Terkait
Logo BNPP

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)

Location Icon

Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340

Phone Icon

021-31924491

Email Icon

info@bnpp.go.id

White Facebook Icon
White Twitter Icon
White Instagram Icon
White Tiktok Icon
White Youtube Icon

© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026