|
Berita
PLBN
Pasar PLBN Motaain Semakin Bergeliat, Jadi Magnet Ekonomi Warga Perbatasan
Dibuat Admin BNPP
16 Apr 2025, 15:17 WIB




Belu, NTT – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berbatasan langsung dengan Timor Leste menunjukkan geliat aktivitas ekonominya melalui keberadaan Pasar PLBN Motaain yang kian diminati oleh masyarakat di kawasan perbatasan.
Di pasar tersebut, terdapat area pasar basah dengan jumlah pedagang sebanyak 27 orang yang menjajakan berbagai kebutuhan pokok dan kebutuhan barang rumah tangga.
Komoditas yang dijual pun sangat beragam, mulai dari sayur mayur, bumbu dapur, sembako, pakaian, parfum, hingga barang elektronik dan aksesoris dengan para pedagang pasar yang berjualan berasal dari sejumlah wilayah sekitar Atapupu, Atambua, dan Motaain.
Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, menjelaskan bahwa harga sejumlah bahan pokok di pasar tersebut relatif stabil dan terjangkau.
"Minyak goreng kemasan 5 liter dijual seharga Rp85.000, gula pasir Rp20.000 per kilogram, bawang merah RpRp40.00 per kilogram, bawang putih Rp50.000 per kilogram, dan cabe rawit Rp25.000 per kilogram,” ungkap Rika, Selasa (15/4/2025).
Selain itu, sayuran segar seperti sawi dan kangkung dijual seharga Rp10.000 per enam ikat, sedangkan ikan mentah dan ayam potong juga tersedia dengan harga yang masih terjangkau.
Ia menambahkan, dari segi pendapatan, para pedagang pasar basah meraup penghasilan rata-rata sebesar Rp10,9 juta per bulan. Saat ini, terdapat 41 lapak yang disewakan dengan tarif Rp3.400 per hari per lapak, yang menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp139.400 per hari.
Tak hanya pasar basah, area food court di Pasar PLBN Motaain juga turut menggairahkan suasana perdagangan, sebanyak 8 pedagang aktif berjualan makanan dan minuman dengan estimasi pendapatan bulanan mencapai Rp6,3 juta. Untuk area ini, penarikan PNBP dilakukan melalui mekanisme sewa Barang Milik Negara (BMN) dengan jangka waktu satu tahun.
"Pasar PLBN Motaain juga menjadi magnet bagi pengunjung dari berbagai kalangan. Tercatat sekitar 80 orang dari masyarakat Desa Silawan dan 100 petugas dari Pos Batugade turut meramaikan hari pasar. Ini menjadikan pasar tidak hanya sebagai pusat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang interaksi sosial antarwarga lintas negara," jelas Rika.
Dengan aktivitas yang terus tumbuh, Pasar PLBN Motaain yang dikelola oleh PLBN Motaain tidak hanya menjadi pusat perdagangan lokal, tetapi juga berperan strategis dalam memperkuat konektivitas sosial dan ekonomi di kawasan perbatasan.
Penulis: Bagas R
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

Wujud Perlindungan Negara, BNPP RI Melalui PLBN Motaain Pulangkan Enam Nelayan WNI dari Perairan Timor Leste

Momentum Nataru Dongkrak Aktivitas Perbatasan di PLBN Entikong, BNPP RI Catat 35.642 Pelintas

Awali 2026 dengan Apel Bersama, BNPP RI Tekankan Semangat Baru dan Kinerja Pengelolaan Perbatasan

Libur Tahun Baru 2026, Kunjungan Wisata ke PLBN Skouw Melonjak Tajam

Garis Api di Perbatasan Dunia: Geopolitik 2025 dan Krisis Diplomasi Negara-Negara Bertetangga

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026