Logo BNPP
Badan Nasional Pengelola PerbatasanRepublik Indonesia (BNPP RI)
Beranda

|

Berita

Berita BNPP

Amanat Mendagri Tito: BNPP Dibentuk Mendukung Pertahanan Negara dengan Konsep Keadilan Pembangunan

Dibuat Admin BNPP

18 Sep 2024, 14:43 WIB

Amanat Mendagri Tito: BNPP Dibentuk Mendukung Pertahanan Negara dengan Konsep Keadilan Pembangunan

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) memimpin Amanat Pemerintah, Evaluasi dan Laporan (APEL) di Sekretariat BNPP, Jakarta-Pusat, Rabu (18/9/2024). Kegiatan APEL pagi di Sekretariat Tetap BNPP diadakan dalam peringatan HUT ke-14 BNPP, Selasa (17/9/2024) kemarin. 


Dalam amanatnya, Mendagri Tito menyampaikan, selain untuk mengawal garis pertahanan negara, konsep BNPP dibentuk 14 tahun lalu untuk pemerataan pembangunan yang berkeadilan, dengan filosofi menjalankan fungsi koordinasi. 


"BNPP dibentuk untuk menjalankan misi yang penting yakni koordinasi menjaga perbatasan, dengan meningkatkan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari konsep mendukung pertahanan negara kita, melalui keadilan pemeratan pembangunan," terang Mendagri Tito kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). 


Mendagri Tito menyampaikan, perbatasan negara sangat penting untuk sistem pertahanan. Perbatasan yang kuat akan menjadi buffer zone atau daerah penunjang pada front line atau garis depan untuk mempertahankan kedaulatan NKRI dari ancaman luar negeri. 


Saat ini, Presiden Jokowi telah membangun 15 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan meresmikan 8 di antaranya, yang sangat berpotensi untuk dioptimalisasi mendukung sentra industri ekonomi yang baru .


Perbatasan negara Indonesia, lanjut Mendagri Tito, baik di batas darat dan laut sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan. Ada berbagai potensi yang terkandung dalam hutan yang lebat, baik potensi tanaman industri seperti kayu dan kawasan pertanian yang bisa ditanami selama sepanjang 12 bulan. 


Selain itu, terkandung potensi tambang, nikel, batu bara, bauksit, aluminium, timah yang beberapa diantaranya dengan kualitas nomor 1 di dunia. Bahkan, potensi perikanan hasil laut, minyak dan cadangan potensi laut di bawah laut. 


"Masih banyak lagi celah-celah yang belum diekplorasi! Sebagai negara kepulauan, negara dengan garis pantai terpanjang ke-2 di dunia dan memiliki penduduk terbanyak, semua bisa dimanfaatkan," tambah Mendagri Tito. 


Mendagri Tito meminta kepada BNPP, untuk membuat konsep grand design pembangunan perbatasan negara yang berbasis kepada kecamatan, dan membuat skala prioritas pembangunan perbatasan negara. 


"Saya meminta kepada BNPP kepada staf yang ada, buat konsep grand design yang berbasis kepada kecamatan, buat skala priorotas!, "tegas Menteri Tito. 


Selain itu, dirinya juga menjelaskan kekuatan BNPP adalah kemampuan koordinasi dalam membangun di perbatasan negara, bukan sebagai eksekutor utama. Pembangunan itu sangat beragam, baik membangun pasar, membangun dermaga, membangun pelabuhan, membangun SD, membangun tambak nelayan.


"Anggaran perbatasan negara, tersebar pada K/L yang dikeluarkan Bappenas dan Kemenkeu, Untuk itu BNPP diminta untuk membangun komunikasi agar anggaran ini tidak dipakai hal-hal lain yang bukan untuk perbatasan," tambah Mendagri Tito. 


Sehubungan dengan hal ini, lanjut Mendagri Tito, BNPP diminta untuk terus rajin berhubungan dengan 27 kementerian/lembaga anggota BNPP dan para stakeholder baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. 


Komunikasi dengan K/L dan para stakeholder bisa dibangun secara informal dan formal dengan membuat Rapat Koordinasi (Rakor) dan dengan sistem evaluasi berkala. 


"Kunci utama kekuatan koordinasi adalah komunikasi, dan kunci pada komunikasi adalah komunikasi formal dan informal," tutur Menteri Tito.


Sebagai informasi, dalam upacara tersebut, Mendagri juga menyerahkan penghargaan tanda kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha secara simbolis kepada sejumlah pegawai. Penghargaan itu diberikan atas dedikasi dan loyalitas para pegawai di lingkungan BNPP







Penulis : Binsar Marulitua

(Humas BNPP)

Share

Kategori Berita

Berita BNPP

1162

PLBN

744

Berita Nasional

70

Berita Perbatasan

253

Pers Rilis

41

Berita Utama

725

Berita Terbaru

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/ee1c951b-3f12-4d89-93ba-82676e8451d5.jpeg

PLBN Motaain Hadirkan Pasar Murah dan Samsat Keliling, Masyarakat Perbatasan Sambut Antusias

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/54316da1-4658-4583-8ec8-2707643a9168.jpeg

PLBN Skouw Gagalkan Upaya Pembawaan Amunisi oleh Pelintas Asal Papua Nugini

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/3dd44e6f-d500-4ee0-b4bd-7c5b6b068480.jpeg

Program Kerja 2026 dan Akuntabilitas Anggaran Jadi Fokus BNPP RI dalam RDP Komisi II DPR RI

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/d6ce9171-5217-46ad-97c0-2361326a85cf.jpeg

Arus Balik Lebaran 1447 H di PLBN Skouw Melandai, Posko Kesehatan Tetap Siaga hingga Akhir Maret

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/05ae27f5-2b50-4796-901c-bf544a1e0331.jpeg

PLBN Jagoi Babang Terima Kunjungan Panglima Tentera Darat Malaysia, Perkuat Koordinasi Pengamanan Perbatasan

Berita Terkait
Logo BNPP

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)

Location Icon

Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340

Phone Icon

021-31924491

Email Icon

info@bnpp.go.id

White Facebook Icon
White Twitter Icon
White Instagram Icon
White Tiktok Icon
White Youtube Icon

© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026