|
Berita
Berita BNPP
BNPP RI Perkuat Peran Kawasan Perbatasan dalam 19th IMT-GT Strategic Planning Meeting di Bangkok
Dibuat Admin BNPP
28 Feb 2026, 15:17 WIB




Bangkok, Thailand - Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) menghadiri 19th IMT-GT Strategic Planning Meeting sebagai perwakilan delegasi Indonesia.
Forum strategis yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 24-26 Februari 2026 ini menjadi wadah penguatan kerja sama subregional untuk mempercepat transformasi ekonomi, pembangunan wilayah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan.
Mewakili Indonesia, Asisten Deputi Potensi Kawasan Perbatasan Darat BNPP RI Topri Daeng Balaw menegaskan bahwa keikutsertaan BNPP RI mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendorong pemanfaatan keunggulan komparatif bersama antarnegara anggota IMT-GT.
“Forum ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan agenda pembangunan lintas batas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat perbatasan,” ujarnya.
Pertemuan dipimpin oleh Secretary General Office of the National Economic and Social Development Council (NESDC) Thailand dan dihadiri delegasi Indonesia, Malaysia, serta perwakilan lembaga regional dan internasional, antara lain Asian Development Bank (ADB) dan ASEAN Secretariat, termasuk Centre for IMT-GT Subregional Cooperation (CIMT) dan Joint Business Council (JBC) Malaysia.
Brigjen TNI Topri menyampaikan bahwa kerja sama IMT-GT difokuskan pada tujuh pilar strategis, dengan tiga sektor utama yakni pertanian dan agroindustri, pariwisata, serta produk dan layanan halal.
“Empat pilar pendukung lainnya meliputi konektivitas transportasi dan TIK, fasilitasi perdagangan dan investasi, lingkungan, serta pengembangan SDM dan budaya,” jelasnya.
Sejumlah isu strategis turut dibahas, seperti penguatan industri halal, konektivitas transportasi dan transformasi digital, transisi ekonomi hijau dan biru, serta optimalisasi komoditas unggulan.
Pada kesempatan tersebut, BNPP RI berpartisipasi aktif dalam Working Group Tourism dan Working Group on Transport Connectivity. Working Group Tourism membahas pengembangan dan promosi IMT-GT Geopark, IMT-GT Yacht Tourism Indonesia–Thailand, serta penguatan konektivitas rute potensial, termasuk Tangkahan–Brastagi–Karo dan Pekanbaru–Siak–Rokan Hulu–Muara Tikus.
Selain itu, Working Group Tourism juga membahas terkait agenda pariwisata nasional seperti Agoda 2025’s Rising Star, Wastra Heritage, Aceh Ramadhan Festival 2025, Gelar Melayu Serumpun 2025, hingga Nias Pro 2025 juga menjadi perhatian.
Sementara itu, Working Group on Transport Connectivity menyoroti rencana layanan Ro-Ro Dumai–Melaka yang ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal I 2029, dengan fokus pengangkutan kendaraan pribadi.
Selain itu, diusulkan pula inisiatif rute Ro-Ro Johor–Batam untuk kendaraan dan kargo. Menurut Brigjen TNI Topri, langkah ini diharapkan memperkuat konektivitas logistik lintas negara secara berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, BNPP RI juga mendorong agar PLBN Serasan ditetapkan sebagai exit entry point sehingga dapat terlibat aktif dalam agenda IMT-GT ke depan.
“Penetapan ini akan membuka peluang lebih besar bagi penguatan peran PLBN dalam arus mobilitas orang dan barang lintas batas,” kata Brigjen TNI Topri.
Sebagai informasi, Indonesia ditetapkan menjadi tuan rumah pertemuan tingkat menteri IMT-GT ke-32 pada 2026 yang akan digelar di Medan, Sumatera Utara.
Pada kegiatan ini, Brigjen TNI Topri turut didampingi Kepala PLBN Skouw, Ni Luh Puspa Jayaningsih serta perwakilan Perencana Ahli Muda Biro Perencanaan dan Kerjasama BNPP RI, Mersi.
Keikutsertaan BNPP RI dalam 19th IMT-GT Strategic Planning Meeting menegaskan posisi kawasan perbatasan sebagai garda depan pembangunan nasional.
Melalui sinergi subregional yang terarah, BNPP RI optimistis kerja sama IMT-GT akan menjadi motor penggerak percepatan pembangunan inklusif dan berkelanjutan di wilayah perbatasan Indonesia.
(Humas BNPP RI)
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

PLBN Motaain Hadirkan Pasar Murah dan Samsat Keliling, Masyarakat Perbatasan Sambut Antusias

PLBN Skouw Gagalkan Upaya Pembawaan Amunisi oleh Pelintas Asal Papua Nugini

Program Kerja 2026 dan Akuntabilitas Anggaran Jadi Fokus BNPP RI dalam RDP Komisi II DPR RI

Arus Balik Lebaran 1447 H di PLBN Skouw Melandai, Posko Kesehatan Tetap Siaga hingga Akhir Maret

PLBN Jagoi Babang Terima Kunjungan Panglima Tentera Darat Malaysia, Perkuat Koordinasi Pengamanan Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026