|
Berita
PLBN
Eksotisme Pulau Melayu, Destinasi Wisata Perbatasan Dekat dengan PLBN Badau
Dibuat Admin BNPP
15 Nov 2025, 12:32 WIB


Kapuas Hulu, Kalimantan Barat - Di balik tenangnya perbatasan Indonesia–Malaysia, tersimpan sebuah pesona alami yang mulai mencuri perhatian para pelintas batas. Pulau Melayu, sebuah pulau kecil di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, yang menawarkan keindahan panorama alamnya.
Letaknya yang hanya sekitar lima kilometer dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau menjadikannya destinasi potensial untuk dikembangkan sebagai wisata alam.
Untuk mencapai Pulau Melayu, pengunjung dapat menempuh perjalanan darat selama 15 hingga 20 menit dari kawasan PLBN Badau. Kemudian, perjalanan dapat dilanjutkan dengan menyeberangi sungai menggunakan perahu milik warga setempat.
Sepanjang perjalanan, hamparan hijau hutan, aliran sungai yang tenang, dan udara segar khas pedalaman Kalimantan menciptakan pengalaman yang menenangkan.
Berbeda dari destinasi wisata lainnya, Pulau Melayu memikat dengan kesederhanaan dan keaslian kehidupan warganya. Di tepian sungai, perahu kayu bersandar rapi, anak-anak bermain air dengan riang, sementara para ibu duduk santai di beranda rumah panggung sambil berbincang ringan.
Semua suasana itu menciptakan harmoni antara manusia dan alam yang jarang ditemukan di tempat lain.
Kepala PLBN Badau, Wendelinus Fanu, menyebut Pulau Melayu memiliki potensi besar sebagai ikon wisata perbatasan yang mampu menggeliatkan ekonomi masyarakat lokal.
“Pulau Melayu menyimpan kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan lintas sektor, kawasan ini bisa menjadi destinasi unggulan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia,” ujarnya, Minggu (9/10/2025).
Meski demikian, Wendelinus tidak menampik bahwa masih ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi. Akses jalan menuju lokasi masih terbatas, sarana penyeberangan belum memadai, dan fasilitas pendukung seperti penginapan sederhana maupun dermaga wisata masih perlu dikembangkan.
“Kami melihat peluang besar di balik tantangan itu. PLBN Badau siap bersinergi dengan pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat setempat untuk memperkuat promosi serta meningkatkan infrastruktur pendukung wisata,” jelasnya.
Dengan potensi alam yang masih murni dan semangat masyarakat yang tinggi, Pulau Melayu kini mulai menapaki jalannya sebagai destinasi wisata perbatasan yang berkarakter.
Ke depan, PLBN Badau berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar Pulau Melayu tidak hanya dikenal sebagai lokasi wisata, tetapi juga simbol kebanggaan masyarakat perbatasan Indonesia.
Dengan segala keindahan dan kehangatan yang ditawarkannya, Pulau Melayu layak disebut sebagai permata tersembunyi di perbatasan Badau. Sebuah destinasi yang menyatukan alam, budaya, dan semangat masyarakat perbatasan dalam harmoni yang menenangkan.
Penulis: Betuel Mimin
Editor: Bagas R
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

Perkuat Integritas dan Tata Kelola, BNPP RI Gelar Bimtek Fraud Control Plan dan Fraud Risk Assessment

BNPP RI Gelar Forum IPKP 2026 untuk Perkuat Pusat Pertumbuhan Kawasan Perbatasan Laut
BNPP Bersoleg Jadi Forum Strategis Penguatan Tata Kelola Hukum Kawasan Perbatasan

Tinjau Rumah Warga Perbatasan, Sekretaris BNPP RI Pastikan Program 15.000 RTLH Tepat Sasaran

BNPP RI Tinjau Kesiapan Operasional Terminal Barang Internasional di PLBN Motaain

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026