|
Berita
Berita BNPP
Jelang Kedatangan Paus, BNPP dan Kemenko Polhukam Persiapkan Strategi Urai Pelintas RI-Timor Leste
Dibuat Admin BNPP
23 Aug 2024, 14:38 WIB

BELU, NTT- Badan Nasional Pengelola Perbatasan yang mengelola Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, terus mempersiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi lonjakan pelintas dari sekitar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) dalam rangka menghadiri kunjungan Paus Fransiskus (83). Paus Fransiskus dijadwalkan memimpin ibadah Misa Agung di Dili, Timor Leste pada 10 September 2024 mendatang.
Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Rika menjelaskan bahwa, PLBN Motaain bersama unsur Customs, Immigration and Quarantine (CIQ) akan menambah booth pelayanan Imigrasi dan Bea Cukai pada saat pelayanan perlintasan bagi peziarah. Selain itu PLBN Motaain menyiapkan Posko Kesehatan di dalam PLBN Motaain selama proses perlintasan para peziarah.
"Kami juga telah melakukan koordinasi dengan pihak PLN Atambua terkait ketersediaan listrik pada saat pelayanan perlintasan para peziarah" jelas Maria Rapat Sinkronisasi dan Pengendalian Pelayanan bersama Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polhukam) di PLBN Motaain, Rabu (21/08/2024).
Adupun hadir dari Tim KemenkoPolhukam yakni Kepala Bidang Bela Negara Linmas Kemenko Polhukam, Kolonel Mar. Andy Prasetyo bersama anggota, serta Koordinator Seksi Penguatan Lembaga Dirjen Bimas Katolik, Kementerian Agama, Toni H.F. Pardosi bersama anggota.
Maria juga menjelaskan, terkait dokumen kendaraan dan pengurusan Surat Tanda Registrasi (STR) dari pihak Satuan Lalu Lintas (SATLANTAS) bagi para peziarah yang akan melintas dapat dilakukan sebelum 3 hari atau H-3 kedatangan Paus Fransiskus ke Dili, untuk mengurangi penumpukan di dalam PLBN Motaain.
"Para pengemudi perlu menyiapkan dana senilai 5 dolar atau Rp100 ribu dalam mengurus dokumen Vehicicle Declaration (VhD) nanti di Pos Batugade Timor Leste" ungkap Rika.
Selain itu, Rika berharap pemerintah Timor Leste dapat memberikan informasi pasti terkait penutupan pelayanan di Pos Salele dan Oekusi agar pihak PLBN Motamasin, PLBN Wini dan PLBN Motaain dapat menyesuaikan.
"Berdasarkan data Peziarah yang telah dihimpun dari pihak Keuskupan Kupang dan Atambua, tercatat dari Keuskupan Kupang sekitar 385 umat (termasuk biarawan, biarawati) sudah mendaftar dan dari Keuskupan Atambua tercatat 572 orang tekah mendaftar (termasuk biarawan, biarawati)" jelas Rika lagi.
Kepala Bidang Bela Negara Linmas Kemenko Polhukam, Kolonel Mar. Andy Prasetyo menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan pihak Kemenko Polhukam bersama Tim dari Kemenag untuk melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi termasuk peninjauan langsung ke lokasi terkait kesiapan pelayanan dalam rangka kunjungan Paus Fransiskus.
"Kami sudah melaksanakan rapat di tingkat provinsi kemarin tepatnya di kantor Gubernur NTT, untuk membahas kunjungan Paus ke Timor Leste, kami yakin para stakehokder di PLBN motaain telah menyiapkan langkah2 dalam mengantisipasi perlintasan Bapak Paus dan berharap kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar seperti apa yang kita harapkan" ungkap andy.
Andy juga menyampaikan pesan dari Menkopolhukam bahwa Peziarah yang nanti hendak pergi ke Timor Leste mengikuti kegiatan Keagamaan ini wajib mengikuti aturan yang berlaku.
Sementara itu, mewakili Kantor Imigrasi Atambua, Kepala Seksi (Kasi) Lalu Lintas Keimigrasian Atambua, Revi A Hakim, memberikan paparan singkat terkait Skema Alur Perlintasan para peziarah pada saat keberangkatan dan kedatangan di PLBN Motaain.
Menurutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Keuskupan Atambua berkaitan dengan penyelengaraan kegiatan Easy Paspor untuk membantu jemaat Keuskupan Atambua untuk mendapatkan dokumen perjalanan paspor.
"Selain itu, pada 30 Agustus 2024 mendatang direncanakan akan dilaksanakan rapat koordinasi tahap akhir yang akan mengundang Forkopimda Belu, CIQS PLBN Motaain, BNPP dan stakeholder terkait lainnya" jelas revi
Revi juga menyampaikan bahwa pada tanggal 1 September 2024 akan dilaksanakan penempatan dan pemasangan konter Imigrasi tambahan beserta sarana prasarana di gedung PLBN Motaain.
"Pada Terminal Keberangkatan dan Terminal Kedatangan masing-masing menyiapkan 5 konter pelayanan Imigrasi tambahan dengan rincian 3 konter di dalam gedung dan 2 konter di jalur kendaraan khusus untuk pemeriksaan dokumen pengemudi sesuai dengan skema yang telah kami siapkan" jelas Revi.
Pihak Imigrasi juga telah menyiapkan 5 perangkat Mobile Border Control Management (BCM) untuk membantu kelancaran perlintasan para peziarah dan telah melaksanakan ujicoba di konter Kedatangan dan Keberangkatan.
"Juga telah menyiapkan 80 petugas yang akan ditempatkan pada titik-titik area layanan perlintasan di PLBN Motaain dan menyiapkan Tim pengawasan dan penindakan di luar area PLBN Motaain" Ungkap revi
Selain itu Kasi P2BC Kantor Bea Cukai Atambua, Setiyono juga memberikan paparan singkat terkait denah lay out simulasi perlintasan kendaraan bermotor bus dan kendaraan pribadi pada terminal keberangkatan dengan menggambarkan jalur kendaraan dan pemeriksaan;.
"Dalam denah tersebut tetap membuat skenario pos pembuatan VhD untuk mengantisipasi para pengemudi yang belum membuat dokumen VhD." jelasnya.
Setiyono mengungkapkan bahwa , perlu ada kesepakatan terkait pelayanan ekspor/impor ke Timor Leste pada saat perlintasan peziarah. Apakah ada opsi dihentikan secara keseluruhan atau tidak?
Seusai rapat, Tim Kemenko Polhukam dipandu Kepala PLBN Motaain, melakukan oeninjauan pada pos pos pelayanan di Gedung Keberangkatan dan Kedatangan serta melakukan peninjauan pada Pos Batugade, Timor Leste, dilanjutkan berfoto bersama.
Penulis : Yohanes Mario Uran
Editor : Binsar Marulitua
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

Libur Paskah 2026, PLBN Entikong Layani 6.769 Pelintas Batas Indonesia–Malaysia

PLBN Motaain Hadirkan Pasar Murah dan Samsat Keliling, Masyarakat Perbatasan Sambut Antusias

PLBN Skouw Gagalkan Upaya Pembawaan Amunisi oleh Pelintas Asal Papua Nugini

Program Kerja 2026 dan Akuntabilitas Anggaran Jadi Fokus BNPP RI dalam RDP Komisi II DPR RI

Arus Balik Lebaran 1447 H di PLBN Skouw Melandai, Posko Kesehatan Tetap Siaga hingga Akhir Maret

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026