|
Berita
Berita BNPP
Komitmen BNPP Berikan Pelatihan ke Pelaku Usaha Mikro untuk Ekonomi Berdaya Saing di Perbatasan
Dibuat Admin BNPP
28 Oct 2023, 21:45 WIB
*Komitmen BNPP Berikan Pelatihan ke Pelaku Usaha Mikro untuk Ekonomi Berdaya Saing di Perbatasan*
TANIMBAR - Pemerintah melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mengukuhkan komitmennya dalam mendukung ekonomi mikro di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku. Program pelatihan bagi wirausaha mikro baru dan pelaku usaha mikro di sektor pertanian, peternakan, kerajinan, dan ekonomi kreatif menjadi terobosan strategis untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh sektor mikro di wilayah tersebut.
Plt Asisten Deputi Potensi Kawasan Perbatasan Darat BNPP, Ferry Dachri, menekankan bahwa program ini didasari oleh sejumlah dasar hukum, termasuk Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, serta Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Pertanian dan Peternakan. Keberlangsungan program ini juga sejalan dengan Peraturan Presiden dan Peraturan BNPP yang menegaskan urgensi pengembangan ekonomi di kawasan perbatasan.
Menurut Dachri, sumber daya manusia di kawasan perbatasan dianggap sebagai faktor kunci dalam upaya pemberdayaan usaha mikro. "Saat ini, sektor pertanian, peternakan, kerajinan, dan ekonomi kreatif masih mengalami kendala seperti manajemen yang kurang profesional, pemikiran wirausaha pemula yang tradisional, kapasitas SDM yang rendah, dan lemahnya permodalan. Oleh karena itu, BNPP mengambil inisiatif dengan meluncurkan program pelatihan," ujarnya.
Maksud dari pelatihan ini menurutnya, adalah membentuk usaha mikro di sektor pertanian, peternakan, kerajinan, dan ekonomi kreatif dengan kemampuan teknis yang baik, sehingga dapat memberikan nilai tambah dan manfaat yang optimal.
"Sementara itu, tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan kemampuan teknis pelaku usaha mikro untuk menghasilkan barang berkualitas dan mendukung pengembangan ekonomi lokal," tandas, Ferry Dachri.
Program ini kata Dia, ditujukan untuk wirausaha mikro baru dan pelaku usaha mikro di sektor pertanian, peternakan, kerajinan, dan ekonomi kreatif. "Mereka diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknisnya melalui pelatihan, menciptakan usaha mikro yang kompeten, dan memberikan manfaat serta nilai tambah pada masyarakat," urainya.
Indikator Keluaran dan Output
Indikator keluaran yang diharapkan adalah terlaksananya pelatihan bagi wirausaha mikro baru dan pelaku usaha mikro di sektor pertanian, peternakan, kerajinan, dan ekonomi kreatif. Output dari program ini adalah pelatihan bagi para pelaku usaha mikro di sektor tersebut.
Strategi dan Pencapaian
Metode pelaksanaan kegiatan melibatkan rapat internal dan eksternal untuk membahas berbagai aspek pelatihan. Tahapan dan waktu pelaksanaan mencakup koordinasi dengan instansi terkait, perumusan materi pelatihan, pelaksanaan pelatihan, dan pelaporan.
Materi pelatihan mencakup kewirausahaan, manajemen usaha mikro, strategi inovasi produk komoditas buah-buahan, biofarmaka, dan sayur-sayuran, serta praktek vokasi di bidang pertanian, peternakan, kerajinan, dan ekonomi kreatif. Fasilitator dan instruktur yang terlibat berasal dari instansi terkait dan praktisi yang ahli di bidangnya.
Sasaran dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan
Program ini menargetkan 45 usaha mikro di sektor pertanian, peternakan, kerajinan, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku. Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan dalam waktu empat minggu pada Tahun Anggaran 2023.
Pedoman Pengumpulan Data Lapangan
Pengumpulan data lapangan akan melibatkan koordinasi dengan pemerintah setempat, pendekatan kepada masyarakat dan aparat pemerintahan melalui Focus Group Discussion, survey, dan kuesioner. Semua biaya yang dikeluarkan selama pengumpulan data akan dicatat dan dilaporkan dengan jelas.
Dengan program ini, diharapkan usaha mikro di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dapat berkembang lebih profesional, produktif, dan berdaya saing, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Program ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan potensi ekonomi di wilayah perbatasan.
(Humas BNPP)
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru
Kekah Natuna: Primata Langka di Pulau Perbatasan yang Menjadi Simbol Keunikan Nusantara
Pulau Sepandan Jadi Destinasi Ekowisata Unggulan di Perbatasan Indonesia-Malaysia
PLBN Serasan Raih Juara Empat Turnamen Sepak Bola se-Pulau Serasan dalam Semarak HUT ke-80 RI
PLBN Motamasin Fasilitasi UNBK Siswa SMPN 3 Metamauk Akibat Gangguan Listrik dan Jaringan Internet di Kawasan Perbatasan
Mangan di Perbatasan NTT–Timor Leste, Potensi Sumber Daya Strategis bagi Indonesia
Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2025