|
Berita
PLBN
PLBN Badau Bahas Strategi Penguatan Ekonomi dan Perdagangan Perbatasan Lewat Forum Monev PSN
Dibuat Admin BNPP
07 Nov 2025, 14:03 WIB


Kapuas Hulu, Kalimantan Barat - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau menyelenggarakan kegiatan forum Monitoring dan Evaluasi (Monev) Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berlangsung pada Kamis (6/11/2025).
Forum ini dipimpin oleh Emi Panggabean dari Sekretariat Kabinet dan dihadiri oleh berbagai unsur terkait di kawasan perbatasan, termasuk penyelenggara Pelayanan Lintas Batas Negara PLBN Badau, OPD Kabupaten Kapuas Hulu, serta Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala PLBN Badau, Wendelinus Fanu, yang dalam sambutannya menegaskan peran strategis PLBN Badau sebagai pintu gerbang Indonesia di wilayah perbatasan Kalimantan Barat–Sarawak, Malaysia.
“PLBN Badau tidak hanya menjadi simpul pelayanan lintas batas, tetapi juga bagian penting dari wajah Indonesia di kawasan perbatasan. Karena itu, kami terus berupaya mengoptimalkan peran PLBN dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Wendelinus Fanu.
Dalam forum tersebut, para peserta membahas capaian serta tantangan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, termasuk pentingnya tindak lanjut terhadap Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2015 yang telah mempercepat pembangunan tujuh PLBN terpadu di Indonesia.
Ke depan, forum menilai perlu adanya Instruksi Presiden lanjutan yang lebih menitikberatkan pada pengembangan ekonomi perbatasan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan tiap wilayah.
Salah satu isu utama yang mengemuka adalah masih tingginya ketergantungan masyarakat terhadap pasokan kebutuhan pokok dari Malaysia. Untuk itu, forum menyepakati perlunya penguatan rantai suplai logistik dari dalam negeri serta kehadiran pihak BULOG dalam pertemuan selanjutnya.
Selain itu, forum juga mendorong langkah progresif dari pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan UMKM berorientasi ekspor dengan memanfaatkan keberadaan PLBN sebagai pusat perdagangan internasional.
Dalam kesempatan itu, para peserta juga mengusulkan dukungan Sekretariat Kabinet untuk memperjuangkan pembukaan izin ekspor ikan arwana dan kratom melalui PLBN Badau, mengingat kawasan ini merupakan salah satu daerah penghasil utama kedua komoditas tersebut.
Menutup kegiatan, Kepala PLBN Badau Wendelinus Fanu berharap hasil forum ini menjadi dasar penguatan kolaborasi antarinstansi untuk mewujudkan kemandirian ekonomi perbatasan.
“PLBN Badau siap menjadi pusat pertumbuhan baru di wilayah perbatasan. Dengan dukungan semua pihak, kita bisa menjadikan kawasan ini sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat perbatasan yang mandiri dan berdaya saing,” pungkasnya.
Kegiatan Monev ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa keberadaan PLBN Badau benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mendorong pembangunan berkelanjutan di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.
Penulis: Betuel Mimin
Editor: Bagas R
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

PLBN Motaain Hadirkan Pasar Murah dan Samsat Keliling, Masyarakat Perbatasan Sambut Antusias

PLBN Skouw Gagalkan Upaya Pembawaan Amunisi oleh Pelintas Asal Papua Nugini

Program Kerja 2026 dan Akuntabilitas Anggaran Jadi Fokus BNPP RI dalam RDP Komisi II DPR RI

Arus Balik Lebaran 1447 H di PLBN Skouw Melandai, Posko Kesehatan Tetap Siaga hingga Akhir Maret

PLBN Jagoi Babang Terima Kunjungan Panglima Tentera Darat Malaysia, Perkuat Koordinasi Pengamanan Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026