|
Berita
PLBN
Puluhan UMKM Dilatih Pemasaran Produk Usaha hingga Pengembangan Inovasi di PLBN Aruk
Dibuat Admin BNPP
26 Feb 2025, 10:29 WIB

SAMBAS - Pos Lintas Batas Negara (PLBN Aruk) memfasilitasi sebanyak kurang lebih 30 orang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), mengikuti kegiatan peningkatan pelayanan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Wisma Indonesia PLBN Aruk, Selasa (25/02/2025) kemarin.
Para pelaku UMKM tersebut datang dari wilayah se-Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) yang menjadi wilayah perbatasan Indonesia - Malaysia.
Puluhan pelaku UMKM tersebut menerima sejumlah materi dari beberapa tenaga ahli di pemerintahan, praktisi kewirausahaan dan akademisi. Acara peningkatan daya saing dalam kewirausahaan ini diinisiasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Kalbar.
Melalui pemaparan sejumlah narasumber, para laku usaha dapat mengetahui tentang pemasaran produk usaha, potensi ekonomi dari usaha yang dimiliki serta mengembangkan inovasi usaha.
Kepala PLBN Aruk, Viktorius Dunand turut menyampaikan materi mengenai Identifikasi Kebutuhan Administrasi Perdagangan Lintas Negara Area Perbatasan.
Hal tersebut disampikan terkait pentingnya pemenuhan administrasi ekspor yang dilakukan oleh para pelaku usaha, yang melakukan eksportir melalui PLBN Aruk. Sehingga produk para pelaku UMKM dapat dipasarkan di luar negeri dengan mematuhi sayarat dan ketentuan yang berlaku.
"Pentingnya pemenuhan syarat administrasi khususnya ekspor yang dilakukan oleh para pelaku usaha di kawasan perbatasan tentunya yang akan memasarkan produknya ke luar negeri sehingga dapat dikenal luas," jelas Viktor.
Kepala Bidang Usaha Mikro Diskumindag Kabupaten Sambas, Uray Dini Arini turut menyampaikan materi pada acara tersebut. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berperan aktif dalam mendukung perkembangan dan kemajuan UMKM yang ada di kabupaten Sambas khususnya agar produk usahanya dapat bersaing di pasaran.
"Sesuai ketentuan Perda Kabupaten Sambas nomor 6 Tahun 2020 tentang Pemberdayaan, Pengembangan dan Perlindungan Usaha Mikro yang merupakan upaya pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat yang memiliki usaha kecil dan menengah," tutur Dini.
Materi berikutnya disambung oleh salah satu narasumber dari Tenaga Ahli Pendamping UMKM Bidang Kelembagaan di Pusat Layanan Usaha Terpadu Provinsi Kalbar, Abdullah Husaini.
Ia menyampaikan bahwa untuk pelaku usaha wajib mempunyai NIB (Nomor Induk Berusaha) dan Sertifikat halal bagi yang memiliki produk usaha daging supaya perlindungan serta mutu usahanya tetap terjaga dan terlindungi dengan aman.
"Selain dari itu, branding dari produk usaha yang dimiliki juga sangat perlu dikembangkan agar cepat dikenal luas oleh masyarakat," terang Abdullah.
Sementara itu, Inkubator Bisnis Swabina Tech Politeknik Negeri Sambas, Hidayat Asta menyampaikan bahwa, sangat penting bagi para pelaku usaha untuk mempersiapkan berbagai hal yang kita butuhkan saat akan merintis bahkan mengembangkan usaha yang dibangun.
"Perlu banyak pertimbangan yang harus kita pikirkan agar usaha yang dijalani terus menerus berkembang salah satunya mengenai power peralatan yang dibutuhkan," lanjut Hidayat.
Perwakilan Bank Kalbar Cabang Sambas, Rejja Aspika turut menyampaikan pemaparan. Ia menjelaskan bahwa, melalui Bank Kalbar para pelaku usaha tidak perlu binggung untuk mendapatkan modal usaha karena perbankan akan selalu siap memberikan pelayanan terbaik sebagai teman usaha masyarakat.
"Kini di Bank Kalbar pelaku UMKM sudah bisa dibantu dan dipermudah untuk mengajukan pinjaman sebagai modal usaha karena sudah terdapat beberapa produk pinjaman yang dapat di ajukan," Jelas Rejja.
Sebagai narasumber terakhir pada kegiatan ini datang dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sambas, Wawan Gunawan. Dirinya menyampaikan bahwa dalam menjalankan usaha di era globalisasi seperti sekarang ini, tentu banyak tantangan yang harus dihadapi dan terus diperbaiki. Hal ini agar usaha yang dijalankan dapat laju berkembang serta mampu berdaya saing baik di lokal maupun global.
Wawan berharap para pelaku UMKM dapat menjadikan kewirausahaan sebagai salah satu pilar utama dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, karena bisa membuka banyak peluang dan lapangan pekerjaan bagi orang lain yang membutuhkan.
Penulis : Agata Zenoviva
Editor : Binsar Marulitua
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

PLBN Motaain Hadirkan Pasar Murah dan Samsat Keliling, Masyarakat Perbatasan Sambut Antusias

PLBN Skouw Gagalkan Upaya Pembawaan Amunisi oleh Pelintas Asal Papua Nugini

Program Kerja 2026 dan Akuntabilitas Anggaran Jadi Fokus BNPP RI dalam RDP Komisi II DPR RI

Arus Balik Lebaran 1447 H di PLBN Skouw Melandai, Posko Kesehatan Tetap Siaga hingga Akhir Maret

PLBN Jagoi Babang Terima Kunjungan Panglima Tentera Darat Malaysia, Perkuat Koordinasi Pengamanan Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026