|
Berita
Berita Nasional
Terima Kunjungan PM Malaysia, Jokowi Harap MoU Perbatasan Segmen Sebatik dan Sinapad Segera Ditandatangani
Dibuat Admin BNPP
15 Jan 2023, 11:25 WIB

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Kepresidenan Bogor pada Senin (9/1/2023) lalu. Salah satu hal pembicaraan yang turut menjadi fokus adalah permasalahan perbatasan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Presiden Jokowi menjelaskan, PM Anwar Ibrahim telah bersepakat agar Memorandum of Understanding (MoU) perbatasan darat segmen Sebatik dan segmen Sinapad Sesai dapat ditandatangani tahun ini.
"Mengenai perbatasan, tadi kita telah membicarakan dan bersepakat agar MoU perbatasan darat segmen Sebatik dan segmen Sinapad Sesai dapat ditandatangani tahun ini," jelas Jokowi dalam keterangan tertulis Sekretariat Kabinet yang dikutip Selasa (10/1/2023) .
Selain segmen Sebatik dan segmen Sinapad, Presiden Jokowi juga berharap perjanjian laut wilayah di Laut Sulawesi dan di Selat Malaka bagian selatan juga bisa disepakati tahun ini.
Kepala Negara juga sangat menghargai dan mengapresiasi dukungan Pemerintah Malaysia terhadap perjanjian FIR (Flight Information Region) Indonesia-Singapura.
"Dengan dukungan ini proses berikutnya di International Civil Aviation Organization (ICAO) akan dapat dilanjutkan," jelas Presiden Jokowi.
Sementara itu, PM Anwar Ibrahim menjelaskan, Pemerintah Malaysia akan meneliti hal-hal mengenai perbatasan dan sebagainya yang tentunya akan melaksanakan MoU tersebut.
Terkait dengan MoU perbatasan darat segmen Sebatik dan segmen Sinapad, menurut PM Anwar Ibrahim bukanlah hal yang rumit untuk diselesaikan. Akan tetapi, hal tersebut tetap memerlukan tekad yang jelas.
"Insyaallah dalam masa terdekat saya akan bawa ke jemaah menteri, dengan syarat Bapak berkunjung ke Malaysia cepat. Kalau bapak bagi tarikh cepat, segera lah kita merumuskan. Kalau Bapak tangguh, maka tertangguhlah perjanjian kita," jelas Anwar Ibrahim.
PM Anwar Ibrahim merasa terharu dalam kunjungan pertama kali ke Indonesia. Terlebih, Indonesia merupakan negara pertama yang dirinya sambangi usai dilantik pada 24 November 2022 lalu.
"Sekali lagi saya ucap terima kasih dan saya sangat terharu. Saya mengambil keputusan yang saya rasa sesuai dengan memilih Indonesia sebagai negara pertama saya lawati dan kunjungi. Dan, saya rasa bahagia sekali dengan sikap dan persahabatan dan persaudaraan pribadi Presiden Jokowi dan juga kesediaan rakan-rakan untuk membantu dan memudahkan," pungkasnya.
Saat ini, Pemerintah Indonesia masih terus berupaya menyelesaikan 7 segmen batas wilayah negara yang berstatus sebagai Outstanding Boundary Problems (OBP) dengan Malaysia.
Dari 7 segmen batas yang berstatus OBP kedua negara serumpun ini, 4 segmen berada di Kalimantan Barat (Kalbar) atau Sektor Barat dan 3 segmen di Kalimantan Utara (Kaltara) atau Sektor Timur.
(Humas BNPP).
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

PLBN Motaain Hadirkan Pasar Murah dan Samsat Keliling, Masyarakat Perbatasan Sambut Antusias

PLBN Skouw Gagalkan Upaya Pembawaan Amunisi oleh Pelintas Asal Papua Nugini

Program Kerja 2026 dan Akuntabilitas Anggaran Jadi Fokus BNPP RI dalam RDP Komisi II DPR RI

Arus Balik Lebaran 1447 H di PLBN Skouw Melandai, Posko Kesehatan Tetap Siaga hingga Akhir Maret

PLBN Jagoi Babang Terima Kunjungan Panglima Tentera Darat Malaysia, Perkuat Koordinasi Pengamanan Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026