|
Berita
Berita BNPP
Tim PRKP BNPP Kembali Kunjungi Simantipal, Gagas 'Boundary Small City' di Tapal Batas RI - Malaysia
Dibuat Admin BNPP
02 Oct 2025, 18:05 WIB




LABANG, KALIMANTAN UTARA - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI yang dikepalai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, kembali melakukan kunjungan lapangan ke kawasan perbatasan negara, wilayah Simantipal Kecamatan Lumbis Pansiangan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada Rabu
(1/10/2025).
Wilayah Simantipal resmi menjadi bagian dari Indonesia pada 2019 setelah perundingan batas wilayah dengan Malaysia sejak 1974 selalu menemui jalan buntu.
Tim Asisten Deputi (Asdep) Penataan Ruang Kawasan Perbatasan (PRKP) BNPP, melakukan kunjungan ke Simantipal untuk mendapatkan data dukung, dan up date informasi guna memfasilitasi realisasi penyusunan dan pengembangan kawasan Simantipal sesuai dengan Rencana Aksi (Renaksi) percepatan pengembangan kawasan eks Outstanding Boundary Problems (OBP) Simantipal.
Menurut Asdep PRKP BNPP, Ismawan Harijono, tim datang untuk memotret sebagian sisi Simantipal dan menyempurnakan dokumen data awal pengembangan konsep "Boundary Small City", dan harapan masyarakat untuk mendapatkan bantuan pembangunan perumahan.
Boundary Small City akan menyasar 500 kepala keluarga yang dahulu pergi meninggalkan wilayah perbatasan negara, karena terdampak perundingan OBP Sungai Simantipal antara Indonesia dengan Malaysia.
"Pembangunan Boundary Small City dilengkapi dengan Prasarana, Sarana dan Utilitas umum (PSU); Fasilitas Sosial (Fasos) berupa SD, SMP, SMK; fasilitas kesehatan dan fasilitas umum lainnya," terang Ismawan di Balai Pertemuan Desa Sumantipal, Lumbis Pansiangan.
Ismawan menerangkan, "Boundary Small City" adalah pembangunan desa yang berkelanjutan dan terarah dengan tujuan menciptakan pertumbuhan yang merata, kemandirian, dan kesejahteraan bagi warga perbatasan negara.
Pengembangan desa, lanjutnya, akan berjangka panjang dengan menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan potensi desa, mengelola sumber daya, dan mengadaptasi perubahan.
Untuk diketahui, kunjungan lapangan ini menjadi kunjungan kedua kalinya oleh tim PRKP BNPP ke Simantipal. Kunjungan lapangan pertama dilakukan untuk menyempurnakan rencana trase jalan akses perbatasan di Gunung Kanji, Desa Labang, Kabupaten Nunukan pada tanggal 13-14 November 2024, lalu.
Dalam kunjungan lapangan kali ini, juga turut dihadiri Asdep Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Darat (PKPD) BNPP, Brigadir Jendral TNI, Topri Daeng Balaw bersama Letkol CTP Yudi Armi, Komandan Detasemen Survei dan Pemetaan (Dandensurta) Direktorat Topografi Angkatan Darat (Dittopad) bersama personel TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas).
Selain itu turut mendampingi kunjungan tim, hadir pula Kepala PLBN Labang, Siprianus Padapili dan staf perwakilan Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Nunukan, perwakilan Balai Pemantapan Kawasan Hutan, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Made Yudha Lesmana; perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Nunukan; dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian Pekerjaan Umum.
Penulis : Binsar Marulitua
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

PLBN Motaain Hadirkan Pasar Murah dan Samsat Keliling, Masyarakat Perbatasan Sambut Antusias

PLBN Skouw Gagalkan Upaya Pembawaan Amunisi oleh Pelintas Asal Papua Nugini

Program Kerja 2026 dan Akuntabilitas Anggaran Jadi Fokus BNPP RI dalam RDP Komisi II DPR RI

Arus Balik Lebaran 1447 H di PLBN Skouw Melandai, Posko Kesehatan Tetap Siaga hingga Akhir Maret

PLBN Jagoi Babang Terima Kunjungan Panglima Tentera Darat Malaysia, Perkuat Koordinasi Pengamanan Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026