|
Berita
Berita BNPP
Wakili Mendagri Tito Karnavian, Prof Zudan Arif Fakrulloh Hadiri Peresmian Gedung Universitas Terbuka Makassar
Dibuat Admin BNPP
11 Jul 2024, 18:13 WIB

MAKASSAR - Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia sekaligus Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menghadiri peresmian gedung baru Universitas Terbuka di Makassar, Rabu, 10 Juli 2024.
"Bapak Menteri Dalam Negeri menyampaikan salam bahagia untuk Bapak Ibu semua karena saya anak buah langsung beliau. Beliau Kepala Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP), beliau merangkap Mendagri dan Kepala BNPP," kata Prof Zudan.
Menurut Prof Zudan, sistem pendidikan sekarang yang sudah sangat terbuka menguntungkan penyelenggaraan pemerintah daerah. Karena tolak ukur di dalam indeks pembangunan manusia minimal ada tiga, yakni kesehatan, pendidikan, dan pendapatan masyarakat.
Ia berharap, untuk sektor pendidikan mampu meningkatkan statistik pendidikan agar S1 dan S2 Indonesia bisa mengajar di berbagai negara lainnya, minimal di Asia Tenggara.
“Pasalnya, lulusan S1, S2 dan S3 masih kurang dan dengan dibukanya jenjang S2 secara masif tanpa kelas ini akan meningkatkan statistik pendidikan di Sulawesi Selatan. Terima kasih sudah membangun di Sulawesi Selatan,” ucapnya.
Sementara, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, menyampaikan, keberadaan Universitas Terbuka sudah lebih 40 tahun, dan sudah saatnya dilakukan revitalisasi.
“Dan penting dilakukan branding agar tidak dilihat sebagai tempat kursus. Mungkin bisa diubah menjadi Universitas Terbuka Negeri atau Universitas Terbuka Indonesia, supaya diyakini ini adalah kampus negeri. Seperti yang dikatakan Bapak Gubernur Sulsel tadi, agar perkuat branding dengan menggunakan alumninya yang berprestasi," pesan Prof Muhadjir Effendy.
Rektor Universitas Terbuka Makassar, Prof. Ojat Darojat, dalam kesempatan tersebut menyampaikan, berdasarkan Undang-undang Dasar (UUD) 1945 mengenai hak untuk mendapatkan pendidikan bagi masyarakat kita yang tinggal di daerah tertinggal, perguruan tinggi tatap muka hanya memungkinkan jika mereka datang ke ibu provinsi.
“Ini dinilai sangat sulit bagi saudara yang harus membangun kekuatan ekonomi mereka, harus menangkap ikan sambil kuliah, mereka harus bertani sambil kuliah. Sehingga, Universitas Terbuka didesain agar seluruh komponen bangsa punya kesempatan untuk masuk perguruan tinggi, tanpa harus meninggalkan domisilinya. Mereka harus bisa masuk perguruan tinggi tanpa hambatan ekonomi, karena Universitas Terbuka terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat," terangnya.
(Humas BNPP)
Editor: Muslikhin
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

PLBN Motaain Hadirkan Pasar Murah dan Samsat Keliling, Masyarakat Perbatasan Sambut Antusias

PLBN Skouw Gagalkan Upaya Pembawaan Amunisi oleh Pelintas Asal Papua Nugini

Program Kerja 2026 dan Akuntabilitas Anggaran Jadi Fokus BNPP RI dalam RDP Komisi II DPR RI

Arus Balik Lebaran 1447 H di PLBN Skouw Melandai, Posko Kesehatan Tetap Siaga hingga Akhir Maret

PLBN Jagoi Babang Terima Kunjungan Panglima Tentera Darat Malaysia, Perkuat Koordinasi Pengamanan Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026