Logo BNPP
Badan Nasional Pengelola PerbatasanRepublik Indonesia (BNPP RI)
Beranda

|

Berita

PLBN

Asam Keranji, Buah Musiman Perbatasan yang Jadi Komoditas Ekspor di PLBN Badau

Dibuat Admin BNPP

24 Aug 2025, 16:24 WIB

Asam Keranji, Buah Musiman Perbatasan yang Jadi Komoditas Ekspor di PLBN Badau
Asam Keranji, Buah Musiman Perbatasan yang Jadi Komoditas Ekspor di PLBN Badau

Kapuas Hulu, Kalimantan Barat - Di tengah lebatnya hutan tropis Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, tumbuh tanaman khas yang menjadi sumber ekonomi sekaligus identitas masyarakat perbatasan, yakni Asam Keranji (Dialium indum). 


Pohon tinggi dengan buah kecil berkulit cokelat kehitaman ini memiliki rasa yang unik dengan perpaduan manis dan asam yang digemari oleh masyarakat lokal maupun pelintas batas dari negara tetangga.


Asam Keranji sejak lama dimanfaatkan masyarakat sebagai camilan alami, bahan olahan, hingga sumber penghasilan tambahan. Ketika musim panen tiba, warga berbondong-bondong mengumpulkan buah ini untuk dijual di pasar perbatasan, hingga negara tetangga.


Berdasarkan data perdagangan lintas batas, pada Maret lalu tercatat ekspor Asam Keranji melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau mencapai 2900 kilogram dengan nilai devisa sekitar Rp72,5 juta. 


Angka ini menjadi bukti nyata bahwa komoditas musiman pun mampu memberi kontribusi signifikan bagi perekonomian masyarakat di kawasan perbatasan.


Kepala PLBN Badau, Wendelinus Fanu, menyampaikan bahwa Asam Keranji bukan hanya komoditas bernilai jual, tetapi juga bagian dari potensi lokal yang dapat memperkuat identitas perbatasan. 


“Ekspor Asam Keranji ini menunjukkan bahwa hasil alam perbatasan memiliki daya saing. Buah ini bukan sekadar camilan, tetapi juga sumber ekonomi yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.


Lebih lanjut, Wendelinus menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan tanaman ini. Menurutnya, Asam Keranji tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki fungsi ekologis. 


“Asam Keranji adalah bagian dari keanekaragaman hayati hutan Kapuas Hulu. Kelestariannya perlu dijaga agar generasi mendatang tetap bisa merasakan manfaatnya, baik dari sisi budaya, ekonomi, maupun lingkungan,” tambahnya.

 

PLBN Badau terus mendorong agar potensi lokal seperti Asam Keranji dapat berkembang menjadi komoditas unggulan yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat perbatasan. 


Kehadiran buah musiman ini menjadi pengingat bahwa perbatasan tidak hanya berfungsi sebagai pintu keluar masuk negara, tetapi juga sebagai etalase kekayaan alam Indonesia yang mampu menarik perhatian pasar internasional.



Penulis: Betuel Mimin

Editor: Bagas R

Share

Kategori Berita

Berita BNPP

1222

PLBN

765

Berita Nasional

70

Berita Perbatasan

253

Pers Rilis

41

Berita Utama

725

Berita Terbaru

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/d564d152-71b9-4d89-9d26-bb9d699dbb4e.jpeg

Belajar dari Frontex: Model Kerja Sama Penanganan Perbatasan Negara di Mediterania dan Balkan

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/df51e9b2-5a8e-4335-bc64-e8630808364b.jpeg

Di Antara Kedaulatan dan Ketergantungan: Membaca Ulang Perbatasan Darat, Laut, dan Udara Indonesia–Singapura

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/df37dcd0-9727-4ce0-8700-940de3697c5f.jpg

Menjelajahi Serumpun Borneo: Wisata dan Kuliner Memikat dari Pontianak hingga Sarawak

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/b5bcb515-3034-4b57-8c88-886ca4899a10.jpeg

DWP PLBN Motamasin Gandeng PDGI NTT, Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gigi Anak Perbatasan

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/26a2db7e-f36a-45c1-8460-4b389a5865b7.jpeg

Tatama Maus, Neo Uis Neno: Saat Doa Bertemu Tanah, Merayakan Hidup di Ujung Batas Negara

Berita Terkait
Logo BNPP

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)

Location Icon

Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340

Phone Icon

021-31924491

Email Icon

info@bnpp.go.id

White Facebook Icon
White Twitter Icon
White Instagram Icon
White Tiktok Icon
White Youtube Icon

© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026