|
Berita
Berita BNPP
BNPP RI Manfaatkan Program NZELTO 2026 untuk Cetak Aparatur Berwawasan Global
Dibuat Admin BNPP
01 May 2026, 15:40 WIB




Jakarta - Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) menegaskan komitmennya dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui partisipasi aktif pada program New Zealand English Language Training for Officials (NZELTO) Intake 62 yang mengusung tema International Security Trends. Program ini berlangsung sejak 29 Januari hingga 1 Mei 2026 di Wellington, Selandia Baru.
Perwakilan BNPP RI yang mengikuti program tersebut adalah Viny Yuliana, staf pada Biro Perencanaan dan Kerjasama BNPP RI yang berperan sebagai penelaah teknis kebijakan. Program NZELTO merupakan inisiatif Pemerintah Selandia Baru yang didanai melalui New Zealand Aid Programme di bawah naungan New Zealand Ministry of Foreign Affairs and Trade, serta dilaksanakan oleh English Language Institute, Victoria University of Wellington.
NZELTO Intake 62 diikuti oleh pejabat pemerintah dari lima negara Asia Tenggara, yakni Indonesia, Vietnam, Kamboja, Timor Leste, dan Laos. Program ini dirancang sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas aparatur negara sekaligus penguatan jejaring dan kerja sama internasional di bidang pemerintahan dan keamanan global.
Selama mengikuti program, perwakilan BNPP RI menjalani pelatihan bahasa Inggris secara intensif yang terintegrasi dengan kajian isu-isu strategis global, khususnya tren keamanan internasional, tata kelola pemerintahan, serta dinamika kerja sama lintas negara. Selain pembelajaran di kelas, peserta juga terlibat dalam berbagai kegiatan pendukung seperti diskusi tematik, workplace interaction, kunjungan ke parlemen, serta interaksi lintas budaya.
Viny menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam NZELTO Intake 62 memberikan pengalaman yang sangat berharga, baik dari sisi peningkatan kompetensi bahasa maupun perluasan perspektif kebijakan global.
“Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan komunikasi internasional, tetapi juga memperluas wawasan terkait tren keamanan internasional yang sangat relevan dengan tugas pengelolaan perbatasan,” ujar Viny.
Ia menambahkan, diskusi dan pertukaran pengalaman dengan peserta dari berbagai negara turut memperkaya sudut pandang dalam memahami tantangan global.
Partisipasi ini diharapkan memberikan manfaat strategis bagi BNPP RI, terutama dalam meningkatkan kapasitas analisis kebijakan, memperkuat kemampuan diplomasi dan komunikasi internasional, serta memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan global.
Secara tidak langsung, hal ini akan mendukung pelaksanaan tugas BNPP RI dalam pengelolaan perbatasan negara yang semakin kompleks di era globalisasi.
Keikutsertaan pada NZELTO Intake 62 juga menjadi bukti kesinambungan komitmen BNPP RI dalam pengembangan kompetensi aparatur. Sebelumnya, BNPP RI tercatat telah berpartisipasi pada program serupa pada tahun 2022 melalui NZELTO Intake 54 dengan tema National Security.
“Semoga ke depan semakin banyak peluang yang terbuka bagi ASN di lingkungan BNPP untuk berpartisipasi aktif dalam forum internasional, khususnya dalam peningkatan kapasitas sumber daya aparatur,” ungkap Viny.
Usai menyelesaikan pelatihan di Selandia Baru, seluruh peserta NZELTO Intake 62 akan melaksanakan proyek penugasan di negara masing-masing hingga Juli 2026. Selanjutnya, mereka dijadwalkan menghadiri konferensi regional di Asia Tenggara pada akhir tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian program.
Melalui partisipasi berkelanjutan dalam program internasional seperti NZELTO, BNPP RI berharap dapat terus mencetak aparatur yang adaptif, berwawasan global, dan mampu menerjemahkan dinamika keamanan internasional ke dalam kebijakan pengelolaan perbatasan yang efektif, terintegrasi, dan berdaya saing.
Humas BNPP RI
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

BNPP RI Manfaatkan Program NZELTO 2026 untuk Cetak Aparatur Berwawasan Global

PLBN Jagoi Babang Pererat Koordinasi CIQS dan SFC untuk Percepat Ekspor Komoditas ke Sarawak

Indonesia dan Selat Malaka di Tengah Krisis Hormuz dan Perang Iran

Persoalan Perbatasan Indonesia: Kedaulatan, Diplomasi, dan Tantangan Sistemik

BNPP RI dan DPRD Sulut Soroti Percepatan Pembangunan Kawasan Perbatasan serta PLBN Marore

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026