|
Berita
Berita BNPP
Deputi II BNPP Makhruzi Rahman Dorong Objek Wisata Alam Fulan Fehan untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Kawasan Perbatasan
Dibuat Admin BNPP
15 Mar 2024, 21:11 WIB

BELU NTT - BNPP melalui Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan, Irjen Pol. Makhruzi Rahman, melakukan kunjungan ke Padang Sabana Fulan Fehan, Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), wilayah perbatasan Negara Reoublik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste. (15/03/2024).
Deputi II BNPP, Makhruzi Rahman menyampaikan pujian terhadap keindahan alam yang dimiliki oleh Padang Sabana Fulan Fehan. “Fulan Fehan merupakan berkah Tuhan YME bagi wilayah perbatasan Atambua, padang sabana yang indah, terdapat kuda dan hewan ternak bebas berkeliaran serta pohon kaktus yang tumbuh subur”.
Fulan Fehan Merupakan sebuah lembah di kaki Gunung Lakaan dengan sabana yang sangat luas, selain itu tak jauh dari lembah ini ada beberapa objek bersejarah lainnya yang menjadi satu kesatuan paket yang mendukung pesona dan daya tarik objek wisata ini, seperti Benteng Ranu Hitu atau Benteng Lapis Tujuh di puncak Bukit Makes, di sudut lainnya berdiri Gunung Lakaan yang menjulang tinggi, Bukit Batu Maudemu di Desa Maudemu, yang di puncaknya terdapat beberpa peninggalan bersejarah berupa desa dan kuburan-kuburan bangsa Melus. Di ujung Timur lembah ini ada situs bersejarah Kikit Gewen yang berupa kuburan tua yang sangat sakral, juga dua air terjun berair jernih dan segar yakni Air Terjun Sihata Mauhale di antara Desa Aitoun dan Desa serta Air Terjun Lesu Til di Weluli.
Pada kunjungan tersebut Pak Deputi berbincang dengan Alfons Bere Mali Selaku Nai (Raja) di Desa Dirun. Pria kelahiran Mempawah, Kalimantan Barat menitipkan bahwa alam Padang Sabana Fulan Fehan harus terus dijaga kelestariannya dan dikembangkan sesuai kearifan lokal yang ada.
Selain itu, Pemerintah perlu mendukung pembangunan objek wisata alam Padang Sabana Fulan Fehan, karena jalur untuk mencapai objek wisata tersebut masih banyak ditemukan akses jalan yang berlubang dan longsor. Fasilitas pendukung, seperti MCK dan kios juga tidak terawat sehingga kurang ramah bagi wisatawan.
Deputi II berencana untuk membuat video dokumenter tentang objek wisata alam Padang Sabana Fulan Fehan di wilayah perbatasan Atambua, sebagai salah satu alat promosi memasarkan objek wisata hamparan rumput tersebut. Ia menambahkan, objek wisata alam Padang Sabana Fulan Fehan dapat menjadi pendorong perekonomian di desa sekitar dan wilayah perbatasan Atambua serta menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing.
“Objek wisata alam Padang Sabana Fulan Fehan sangat berpotensi sebagai wisata berskala internasional untuk menarik wisatawan lokal dan wisatawan asing, sehingga dapat mendorong perekonomian masyarakat perbatasan di wilayah Atambua, namun kita masih punya banyak tantangan untuk mengembangkan objek wisata tersebut ke arah sana”. Imbuhnya dalam kunjungan langsung ke Fulan Fehan.
(Humas BNPP)
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

PLBN Jagoi Babang Dukung Gawia Sowa Dayak Bidayuh Bijagoi, Perkuat Persaudaraan Lintas Batas RI–Malaysia

PLBN Wini Perkuat Budaya Gotong Royong, Kolaborasi Pencanangan BBGRM 2026 di Insana Utara

Bangsa Boleh Berbeda, Adat Harus Tetap Lestari

Perjanjian Bilateral Perbatasan: Fondasi Kedaulatan Indonesia di Darat, Laut, dan Udara

PLBN Jagoi Babang Perkuat Sinergi dengan PGLII Bengkayang, Bahas Ancaman Narkoba dan Keamanan Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026