|
Berita
Berita BNPP
Sensasi Menginap di PLBN Aruk, Modernitas di Jantung Hutan Perbatasan Negara
Dibuat Admin BNPP
22 Feb 2024, 12:16 WIB
SAMBAS, KALBAR - Denyut kebangkitan pariwisata perbatasan negara atau cross border tourism telah membawa warna baru untuk pergerakan ekonomi. Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk terus berbenah dalam memberikan pelayanan maksimal kepada para pelintas dan wisatawan.
Wisma Indonesia yang terletak merupakan salah satu fasilitas akomodasi yang disediakan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) yang mengelola PLBN Aruk di Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar).
PLBN Aruk menyimpan banyak destinasi alam berbasis konservasi dan ekowisata yang dikelilingi hutan Taman Wisata Alam (TWA).
Wisma yang berada di seberang pos Malaysia, memiliki bangunan yang mirip dengan hotel modern. Pihak BNPP memang sengaja membangun akomodasi di dalam zona penunjang ini untuk mengakomodasi para wisatawan antaranegara atau warga lokal yang ingin mengeksplorasi sejumlah destinasi.
Wisma Indonesia sendiri terdiri atas 4 lantai. Penginapan di tapal batas ini menawarkan 2 jenis kamar, yakni tipe VIP sebanyak 3 kamar dan tipe standar 10 kamar.
Khusus untuk kamar VIP memiliki ruang tengah dengan sofa empuk dan kamar tidur dengan ukuran king size, serta kamar mandi yang dibekali bathtub dan air panas.
Harga masing-masing kamar VIP dibandrol Rp577.000 per unit. Sedangkan tipe standar dibandrol mulai dari Rp305.000 hingga Rp384.000 per unit.
Jika wisatawan ingin berkunjung dan merasakan menginap hotel di perbtasan negara, bisa menghubungi no hand phone koordinator Wisma Indonesia yang terhubung pada +62 852-5269-8975. Wisma Indonesia belum bekerja sama dengan situs booking online.
Wisma Indonesia juga menyediakan internet yang bisa 'ngebut' untuk menghindari roaming data dari provider telekomunikasi nirkabel Malaysia.
Kepala PLBN Aruk, Wendelinus Fanu, mengungkapkan bahwa dengan adanya Wisma Indonesia, wisatawan yang ingin menginap di perbatasan negara khususnya wilayah Aruk-Sajingan Besar tidak lagi kesulitan mencari tempat penginapan.
Setelah pembangunan zona penunjang PLBN Aruk terutama Wisma Indonesia. wisatawan telah meningkat secara signifikan.
"Dahulu, ketika orang mau menginap di kawasan perbatasan harus ke losmen yang berada di Desa Sebunga serta tempatnya relatif jauh dari border (perbatasan)," jelas Wendel.
Wendel juga menjelaskan, kamar yang di sewa di PLBN Aruk masuk ke dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Jadi pengelolaan zona inti murni untuk menunjang layanan lintas batas negara, sedangkan zona penunjang adalah area komersil.
Di zona penunjang juga dilengkapi rest area yang juga dilengkapi Masjid, Gereja, Pasar Modern dan foodcourt.
Aswan, seorang wisatawan yang menginap di Wisma Indonesia berbagi pengalaman merasakan sensasi menginap di "hotel" perbatasan negara di Wisma Indonesia.
Ia merasakan kenyamanan suasana kamarnya yang dilengkapi Air Conditoner (AC) yang dingin, dan lift yang selalu siap sedia beroperasi.
"Staffnya juga ramah-ramah dari depan sampe belakang tingkat keamanannya juga tidak diragukan lagi, bisa saya rekomendasiin juga nih buat temen-temen saya yang nanti main ke perbatasan Aruk!,” ungkap Aswan
Hal yang sama diungkapkan juga oleh Sahal wisatawan asal Kabupaten Sambas. Saat musim liburan dengan tujuan ke Kuching – Malaysia, sekeluarga menginap di Wisma Indonesia untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Malaysia pada keesokan harinya.
“Penginapannya sangat nyaman, bersih serta akses ke border sangat dekat, rekomendasi bagi pengunjung yang akan liburan ke Malaysia,” pungkas Sahal.
Penulis: Mex Arthur
Editor : Binsar Marulitua
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru
Kekah Natuna: Primata Langka di Pulau Perbatasan yang Menjadi Simbol Keunikan Nusantara
Pulau Sepandan Jadi Destinasi Ekowisata Unggulan di Perbatasan Indonesia-Malaysia
PLBN Serasan Raih Juara Empat Turnamen Sepak Bola se-Pulau Serasan dalam Semarak HUT ke-80 RI
PLBN Motamasin Fasilitasi UNBK Siswa SMPN 3 Metamauk Akibat Gangguan Listrik dan Jaringan Internet di Kawasan Perbatasan
Mangan di Perbatasan NTT–Timor Leste, Potensi Sumber Daya Strategis bagi Indonesia
Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2025