Logo BNPP
Badan Nasional Pengelola PerbatasanRepublik Indonesia (BNPP RI)
Beranda

|

Berita

Berita BNPP

Perbatasan Sumatera: Mesin Pertumbuhan Baru Asia Tenggara

Dibuat Admin BNPP

04 Sep 2025, 19:58 WIB

Perbatasan Sumatera: Mesin Pertumbuhan Baru Asia Tenggara
Perbatasan Sumatera: Mesin Pertumbuhan Baru Asia Tenggara
Perbatasan Sumatera: Mesin Pertumbuhan Baru Asia Tenggara

Oleh: Drs. Hamidin - Kelompok Ahli BNPP RI


Di sebuah kota kecil bernama Trang, Thailand Selatan, bendera Indonesia, Malaysia, dan Thailand berkibar berdampingan dalam pertemuan 32nd IMT-GT Senior Officials’ Meeting.


Suasana penuh kehangatan menyelimuti forum tersebut, di mana para delegasi membahas peluang kerja sama sekaligus tantangan yang dihadapi. Di balik agenda yang tampak teknis itu, tersimpan harapan besar: menjadikan Pulau Sumatera sebagai mesin baru pertumbuhan Asia Tenggara.


Jejak Panjang IMT-GT


Kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) lahir pada 1993 dengan semangat awal menghubungkan potensi ekonomi tiga negara yang berdekatan secara geografis serta memiliki kesamaan sejarah dan budaya. Kantor pusatnya, Centre for IMT-GT Cooperation (CIMT) di Melaka, Malaysia, berperan sebagai poros koordinasi program lintas batas.


Seiring waktu, IMT-GT berkembang ke sektor strategis: perdagangan, investasi, pariwisata, konektivitas transportasi, energi, pertanian, lingkungan hidup, hingga pengembangan sumber daya manusia.


Forum ini bukan sekadar wadah ekonomi, tetapi juga instrumen membangun ekosistem regional yang saling menopang di tengah persaingan global.


Sumatera di Jantung Pertumbuhan


Bagi Indonesia, peran Sumatera sangat vital dalam IMT-GT. Letaknya yang berhadapan langsung dengan Semenanjung Malaysia dan Thailand Selatan menjadikan Sumatera sebagai jembatan alami perdagangan dan interaksi masyarakat. Sepuluh provinsi di Sumatera, dari Aceh hingga Lampung, terlibat aktif dalam berbagai inisiatif kerja sama ini.


Keseriusan Indonesia terlihat dari pembangunan infrastruktur. Jalan Tol Trans-Sumatera membentang ribuan kilometer, pelabuhan besar seperti Belawan dan Dumai terus dikembangkan, sementara Bandara Internasional Kualanamu dirancang menjadi simpul transportasi regional.


Program IMT-GT Visit juga mendorong pariwisata lintas negara, mempertemukan Danau Toba dengan Langkawi, Penang, hingga Phuket.


Kawasan industri Batam, Bintan, dan Karimun kian berkembang sebagai episentrum investasi, sementara komoditas unggulan Sumatera, seperti kelapa sawit, karet, kopi, dan hasil laut menjadi bagian penting dalam agenda pertanian dan perikanan IMT-GT.


Semua ini menunjukkan bahwa Sumatera bukan lagi sekadar wilayah barat Indonesia, tetapi jantung pertumbuhan ekonomi regional.


Manfaat Nyata dan Tantangan


Dampak IMT-GT sudah dirasakan langsung masyarakat. Akses pasar produk Sumatera semakin luas, infrastruktur transportasi dan energi makin terintegrasi, sementara pariwisata mendapat promosi lintas negara.


Tak hanya itu, kerja sama di bidang pendidikan, budaya, dan SDM turut memperkuat ikatan sosial masyarakat perbatasan.


Namun, perjalanan ini tidak tanpa hambatan. Kesenjangan pembangunan, birokrasi yang rumit, serta persaingan dengan forum kerja sama lain seperti BIMP-EAGA dan RCEP menjadi tantangan nyata.


Agar tetap relevan, IMT-GT perlu fokus pada keunggulan spesifik, seperti memperkuat konektivitas maritim dan menjadikan pariwisata lintas batas sebagai magnet utama.


Menatap 2045


Masa depan IMT-GT selaras dengan visi Indonesia Emas 2045. Dengan penyelarasan program ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, setiap inisiatif IMT-GT diharapkan bukan sekadar proyek subregional, melainkan juga memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia untuk menjadi negara maju.


Selain aspek ekonomi, IMT-GT memiliki kekuatan sosial-budaya. Kesamaan bahasa, kuliner, musik, dan tradisi memperkuat rasa kebersamaan masyarakat di perbatasan. Identitas ini menjadi modal sosial yang penting agar pertumbuhan ekonomi lebih inklusif dan berkelanjutan.


Dua dekade mendatang akan menjadi penentu apakah IMT-GT mampu bertransformasi menjadi motor pertumbuhan nyata. Jika Sumatera berhasil tampil sebagai pusat gravitasi ekonomi, manfaatnya akan dirasakan tidak hanya oleh Indonesia, tetapi juga Asia Tenggara.


Bagi BNPP RI, kerja sama ini adalah peluang strategis untuk memperkuat perbatasan sebagai beranda depan bangsa. Sumatera, dengan segala potensinya, bukan hanya bagian dari Indonesia, melainkan mesin baru yang akan menggerakkan roda pertumbuhan Asia Tenggara menuju masa depan yang lebih inklusif dan berdaya saing global.



(Humas BNPP RI)

Share

Kategori Berita

Berita BNPP

1162

PLBN

744

Berita Nasional

70

Berita Perbatasan

253

Pers Rilis

41

Berita Utama

725

Berita Terbaru

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/ee1c951b-3f12-4d89-93ba-82676e8451d5.jpeg

PLBN Motaain Hadirkan Pasar Murah dan Samsat Keliling, Masyarakat Perbatasan Sambut Antusias

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/54316da1-4658-4583-8ec8-2707643a9168.jpeg

PLBN Skouw Gagalkan Upaya Pembawaan Amunisi oleh Pelintas Asal Papua Nugini

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/3dd44e6f-d500-4ee0-b4bd-7c5b6b068480.jpeg

Program Kerja 2026 dan Akuntabilitas Anggaran Jadi Fokus BNPP RI dalam RDP Komisi II DPR RI

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/d6ce9171-5217-46ad-97c0-2361326a85cf.jpeg

Arus Balik Lebaran 1447 H di PLBN Skouw Melandai, Posko Kesehatan Tetap Siaga hingga Akhir Maret

https://apibackend.bnpp.go.id/images/news/05ae27f5-2b50-4796-901c-bf544a1e0331.jpeg

PLBN Jagoi Babang Terima Kunjungan Panglima Tentera Darat Malaysia, Perkuat Koordinasi Pengamanan Perbatasan

Berita Terkait
Logo BNPP

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)

Location Icon

Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340

Phone Icon

021-31924491

Email Icon

info@bnpp.go.id

White Facebook Icon
White Twitter Icon
White Instagram Icon
White Tiktok Icon
White Youtube Icon

© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026