|
Berita
PLBN
PLBN Aruk Perkokoh Sinergi Kebijakan Perbatasan melalui Forum Staf Ahli se-Kalimantan Barat 2026
Dibuat Admin BNPP
23 May 2026, 14:25 WIB



Sambas, Kalimantan Barat - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar Forum Staf Ahli Kepala Daerah se-Kalimantan Barat Tahun 2026 di Aula Wisma Indonesia PLBN Aruk, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang melibatkan perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, instansi pengelola perbatasan, serta pemangku kepentingan terkait ini, menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi kebijakan daerah dalam pengelolaan kawasan perbatasan yang berdaya saing, aman, dan berkelanjutan.
Sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari peningkatan konektivitas wilayah, penguatan ekonomi daerah, pengembangan sumber daya manusia, hingga optimalisasi fungsi PLBN sebagai gerbang resmi aktivitas lintas negara.
Kepala PLBN Aruk Viktorius Dunand menegaskan komitmen PLBN Aruk dalam mendukung kelancaran aktivitas ekspor-impor dan perlintasan lintas negara, khususnya untuk mendorong komoditas unggulan lokal Kalimantan Barat agar menembus pasar internasional.
“Hal ini tentunya menjadi harapan kita bersama untuk terus mendukung kegiatan ekspor dan perlintasan orang, barang, serta kendaraan yang tentunya harus sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” ujar Viktorius.
Ia menambahkan, kawasan perbatasan memiliki potensi besar dari berbagai produk lokal yang berdaya saing. Momentum ini, menurutnya, perlu dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan secara berkelanjutan.
Sejalan dengan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Heronimus Hero menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengidentifikasi isu-isu strategis kawasan perbatasan. Menurutnya, pembahasan mencakup dimensi ekonomi, sumber daya manusia, pemerintahan, hukum dan politik, hingga sosial budaya.
“Hasil dari identifikasi itulah yang nantinya akan kita usulkan dan bahas sebagai kebijakan serta disampaikan kepada kepala daerah,” ungkap Hero.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kalimantan Barat Alexander Rombonang menyampaikan bahwa keberadaan PLBN harus dimaknai lebih dari sekadar jalur perlintasan. PLBN, tegasnya, diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Pentingnya peran kita semua untuk terus menggencarkan kegiatan ekspor produk lokal melalui PLBN sehingga kesejahteraan masyarakat juga terus meningkat,” katanya.
Melalui forum ini, PLBN Aruk menegaskan perannya sebagai penggerak penguatan kebijakan dan kerja sama antar daerah di kawasan perbatasan. Sinergi yang terbangun diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang nyata dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat fungsi PLBN Aruk sebagai pintu gerbang ekonomi serta wajah kemajuan perbatasan Kalimantan Barat di tingkat nasional dan internasional.
Humas PLBN Aruk
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

BNPP RI Ukur IPKP PPKP Entikong, Petakan Capaian dan Tantangan Pembangunan Perbatasan

BNPP RI Petakan Tantangan Perbatasan Nangabadau Lewat Pemutakhiran IPKP

Dedikasi Jaga Perbatasan, Dua Petugas Keamanan PLBN Skouw Terima Penghargaan Bea Cukai Jayapura

Cegah Peredaran Ilegal, PLBN Skouw Gelar Patroli Pengawasan Karantina di Perbatasan RI–PNG

PLBN Aruk Perkokoh Sinergi Kebijakan Perbatasan melalui Forum Staf Ahli se-Kalimantan Barat 2026

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026