|
Berita
Berita BNPP
Tingkatkan Kapasitas SDM, BNPP Gelar Pelatihan UMKM di Kawasan Perbatasan
Dibuat Admin BNPP
22 Aug 2024, 14:13 WIB

Bengkayang, KALBAR - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melalui Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Irjen Pol Makhruzi Rahman menggelar kegiatan pelatihan pengembangan usaha bagi para pelaku UMKM di kawasan perbatasan khususnya bagi masyarakat sekitar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.
Diketahui, kegiatan pelatihan yang diselenggarakan di Aula PLBN Jagoi Babang ini dihadiri langsung oleh 45 orang peserta dari para pelaku usaha UMKM di Kecamatan Jagoi Babang, Kecamatan Seluas, Kecamatan Siding, Kecamatan Tujuh Belas, Kecamatan Ledo, dan Kecamatan Sanggau Ledo.
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dalam 2 sesi, yaitu sesi materi dan sesi praktek yang diselenggarakan pada tanggal 15 Agustus 2024 dengan pembahasan materi praktek usaha berbahan utama kopi dan madu. Sedangkan pada tanggal 16 Agustus 2024 sesi pelatihan membahas materi praktek usaha berbahan utama jahe.
Dalam pelaksanaannya, Irjen Pol Makhruzi mengatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di kawasan perbatasan khususnya masyarakat Kecamatan Jagoi Babang, untuk menjadi lebih produktif, kreatif, serta inovatif dalam proses pengembangan produk UMKM bagi para pelaku usaha.
"Saat ini kondisi pelaku UMKM di kawasan perbatasan dalam pengembangan usaha pada sektor pertanian masih minim dan mengalami berbagai macam hambatan," ucap Irjen Pol Makhruzi, Kamis (15/8/2024).
Ia menyampaikan, bahwa para pelaku usaha dalam penerapan penjualan produk usahanya masih dalam tahap pemula atau masih secara tradisional. Sehingga para pelaku usaha di kawasan perbatasan yang hadir dalam pelatihan ini perlu ditingkatkan untuk menambah nilai jual terhadap usahanya.
"Selain itu, rendahnya kapasitas SDM dalam mengelola usaha dan lemahnya modal usaha juga menjadi faktor yang berdampak terhadap lambatnya pengembangan usaha," ujarnya.
Ia juga menjelaskan, bahwa terselenggaranya pelatihan UMKM di kawasan perbatasan ini dikarenakan Kabupaten Bengkayang memiliki potensi terhadap hasil pertanian yang dapat dikelola dan dikembangkan oleh masyarakat lokal berupa kopi, madu, dan jahe.
Pada kegiatan pelatihan tersebut, bahan-bahan hasil pertanian yang dihasilkan dapat diolah dan dikembangkan menjadi produk olahan yang dapat dijual kembali untuk menambah nilai jual seperti kopi yang berbahan dasar rempah-rempah, kemudian bawang dengan fermentasi madu, serta fermentasi produk olahan menjadi permen maupun sirup perasa yang berbahan dasar jahe.
Diharapkan, dari hasil pelatihan UMKM ini dapat membantu serta meningkatkan pengembangan potensi para pelaku usaha di kawasan perbatasan untuk dapat menciptakan daya saing yang tinggi terhadap nilai jual produk-produk UMKM, serta dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan menghasilkan produk yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Penulis Bagas Ramadhandy
(HUMAS BNPP)
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

BNPP RI Ukur IPKP PPKP Entikong, Petakan Capaian dan Tantangan Pembangunan Perbatasan

BNPP RI Petakan Tantangan Perbatasan Nangabadau Lewat Pemutakhiran IPKP

Dedikasi Jaga Perbatasan, Dua Petugas Keamanan PLBN Skouw Terima Penghargaan Bea Cukai Jayapura

Cegah Peredaran Ilegal, PLBN Skouw Gelar Patroli Pengawasan Karantina di Perbatasan RI–PNG

PLBN Aruk Perkokoh Sinergi Kebijakan Perbatasan melalui Forum Staf Ahli se-Kalimantan Barat 2026

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026