|
Berita
PLBN
Aksi Heroik Pegawai PLBN Aruk Evakuasi Ibu Hamil Kontraksi di Perlintasan RI - Malaysia
Dibuat Admin BNPP
31 May 2024, 11:22 WIB

SAMBAS, KALBAR - Memberikan kenyamanan dan keselamatan pelintas batas negara Indonesia - Malaysia adalah tanggung jawab sekaligus prioritas yang diberikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar).
Momen kesigapan pegawai PLBN Aruk yang dikelola Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), sedikit teruji mana kala melakukan aksi evakuasi terhadap seorang ibu hamil yang mengalami kontraksi.
Ibu hamil tersebut, mengalami kontraksi sesaat sebelum beranjak dari Gerbang Utama Malaysia menuju area Titik Nol PLBN Aruk, pada Rabu (29/5/2024) lalu.
Aksi heroik tersebut, dilakukan salah satu staf Sub Bidang Keamanan dan Kebersihan PLBN Aruk, Ivan Stefen Nge. Awalnya ia mendapat informasi, bahwa seorang pelintas dari Malaysia yang menuju Indonesia akan segera melahirkan.
Dari area Titik Nol PLBN Aruk, Ivan langsung tanggap dan merespons dengan menelpon kantor PLBN Aruk untuk segera menyediakan kendaraan operasional datang menjemput. Ia juga meminta sejumlah alat bantu medis atau kursi roda.
Dalam kondisi darurat, aksi Ivan berlanjut dengan mendorong pelintas menggunakan kursi roda, melewati beberapa tahapan pemeriksaan dengan pengecualian tanpa antre dan mekanisme sepatutnya yang dilakukan kepada pelintas lain.
Ivan juga memberikan pengertian kepada petugas Imigrasi yang bertugas di PLBN Aruk tentang keadaan pelintas.
"Ini adalah kondisi darurat, jadi saya segera mendorong pelintas tersebut menggunakan kursi roda untuk melewati proses pemeriksaan sekaligus mengabari keadaan pelintas kepada petugas Imigrasi di PLBN Aruk," ujar Ivan.
Ivan menuturkan, aksinya tersebut dapat dimaklumi oleh pemeriksa keimigrasian, karena berhubungan dengan nyawa pelintas.
Hasilnya, Ibu yang sedang kontraksi tersebut dengan cepat bisa melewati pintu perlintasan PLBN Aruk untuk diantar menuju Puskesmas Sajingan Besar mendapatkan penanganan medis.
Sesampainya di sana, persalinan Ibu hamil tersebut berjalan lancar dan melahirkan bayi perempuan dalam keadaan sehat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala PLBN Aruk, Wendelinus Fanu, membenarkan kejadian tersebut dan mengapresiasi aksi heroik stafnya.
"Ini adalah kejadian luar biasa yang patut diapresiasi. Karena bersifat darurat, pelintas ini harus diprioritaskan karena persalinan berhubungan dengan keselamatan ibu dan anak," ujar Wendelinus.
Wendelinus juga menambahkan bahwa PLBN Aruk merasa terhormat dapat membantu pelintas tersebut.
"Salah satu tugas utama PLBN adalah memfasilitasi dan melayani pelintas. Melalui kejadian ini, kami berusaha memberikan pelayanan maksimal," tambahnya.
Sekadar informasi, area Titik Nol PLBN Aruk adalah suatu area yang difungsikan sebagai area bersama kedua negara yang saling beririsan di kawasan perbatasan. Dalam hal ini area bersama yang digunakan oleh Indonesia maupun Malaysia.
Titik Nol PLBN Aruk ditandai dengan garis batas kedua negara untuk tempat perlintasan. Dari tanda batas Titik Nol PLBN, jarak kantor pemeriksaan dan batas akhir negara masing-masing berjarak sekitar 500 meter.
Penulis : Benny B Hendri
Editor : Binsar Marulitua
Share
Kategori Berita
Berita BNPP
PLBN
Berita Nasional
Berita Perbatasan
Pers Rilis
Berita Utama
Berita Terbaru

DWP PLBN Motamasin Gandeng PDGI NTT, Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gigi Anak Perbatasan

Tatama Maus, Neo Uis Neno: Saat Doa Bertemu Tanah, Merayakan Hidup di Ujung Batas Negara

Oman, Pakistan, dan Pertaruhan Besar di Selat Hormuz, Ketika Diplomasi Senyap Menjadi Penentu Stabilitas Dunia

BNPP RI Ukur IPKP PPKP Entikong, Petakan Capaian dan Tantangan Pembangunan Perbatasan

BNPP RI Petakan Tantangan Perbatasan Nangabadau Lewat Pemutakhiran IPKP

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Jl. Kebon Sirih No.31A, RT.1/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
021-31924491
info@bnpp.go.id
© Badan Nasional Pengelola Perbatasan - 2026